
SUMBAWA, JEJAKNTB||Kegiatan penanaman kembali pohon di kawasan hutan yang telah rusak atau gundul (deforestasi) akibat penebangan, kebakaran, atau faktor alam lainnya, dengan tujuan utama untuk memulihkan fungsi ekologis hutan sebagai penyerap karbon, penyedia oksigen, penjaga tanah dari erosi, dan habitat keanekaragaman hayati, serta menjaga keseimbangan lingkungan secara keseluruhan mulai dari Gapit, Lantung, hingga Lenangguar massif dilakukan Pemkab Sumbawa.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui Program Sumbawa Hijau Lestari. Program yang dicanangkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., tersebut kembali dilaksanakan melalui kegiatan safari menanam di Kecamatan Lenangguar, Minggu (28/12).
Dalam kegiatan tersebut, puluhan ribu pohon ditanam di sejumlah titik lahan kritis. Mayoritas bibit yang ditanam merupakan pohon kemiri yang dinilai memiliki manfaat ganda, baik secara ekologis dalam menjaga keseimbangan lingkungan, maupun secara ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Safari menanam di Kecamatan Lantung melibatkan unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, serta lebih dari 30 lembaga dan organisasi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata bahwa upaya pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Bupati Sumbawa, H. Jarot, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Sumbawa Hijau Lestari merupakan komitmen serius pemerintah daerah dalam menghijaukan kembali wilayah Sumbawa yang mengalami degradasi lingkungan.
“Kita ingin Sumbawa kembali hijau dan lestari. Kalau hutan habis, maka sumber air kita juga akan habis. Karena itu, mari kita jaga hutan dan mari kita pelihara mata air kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan eksploitasi terhadap kawasan hutan lindung. Menurutnya, pemerintah daerah akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum, termasuk praktik illegal logging.
“Tidak boleh lagi ada illegal logging di Kabupaten Sumbawa. Ini komitmen kita bersama demi masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot memberikan apresiasi berupa satu ekor sapi kepada H. Peseng, warga Kecamatan Lantung yang dinilai berhasil memenuhi target penanaman dan pemeliharaan pohon kemiri seluas lima hektare di lahan miliknya. Lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertanian jagung itu kini telah beralih fungsi menjadi kawasan hijau produktif.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat lainnya agar turut berperan aktif mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari, sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa.
Terpantau , turut serta Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, serta unsur OPD melaksanakan kegiatan penanaman pohon mulai Gapit hingga Kecamatan Lenangguar. Kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya penghijauan dan pelestarian alam di wilayah Kabupaten Sumbawa.(*)




















