SUMBAWA BARAT, JEJAKNTB|| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sumbawa Barat secara resmi memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak pemimpin pendidikan yang kompeten dan berintegritas, dengan total 30 peserta dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah tersebut.
Acara tersebut berlangsung di BGTK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan dihadiri Kepala BGTK, Kepala Dikbud NTB, LPMP dan jajaran pejabat daerah, serta perwakilan lembaga terkait.

Saat dikonfirmasi Kamis, 4 Desember 2025, Kepala dikbud Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., MM., menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai investasi strategis daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kegiatan Diklat BCKS ini sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa Barat, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan,” ujar Agus.
“Pembukaan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Skema APBD
Sebanyak 30 peserta dari jenjang TK, SD, dan SMP resmi mengikuti pelatihan yang dipusatkan di BGTK NTB. Kegiatan ini berlangsung selama 11 hari, mulai 2–12 Desember 2025.

Semoga pelatihan ini dapat melahirkan calon kepala sekolah yang kompeten,berintegritas, dan siap membawa satuan pendidikan ke arah yang lebih baik.” bebernya.
“Kami menargetkan para peserta dapat menyerap ilmu dan keterampilan manajerial, supervisi, kewirausahaan, serta sosial kepribadian yang diperlukan untuk memimpin sekolah secara efektif, sesuai dengan lima kompetensi kepala sekolah yang dipersyaratkan”.
Diklat ini dijadwalkan berlangsung selama sebelas hari kedepan terhitung mulai tanggal, 02 s.d. 12 Desember 2025, dengan rangkaian materi yang mencakup In Service Training (IST) dan masa shadowing atau praktik lapangan.
“Lulusan dari diklat ini diharapkan siap mengemban amanah sebagai kepala sekolah, membawa perubahan positif, dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif bagi peserta didik di Kabupaten Sumbawa Barat,” tambah Agus, S.Pd.,MM.
Para peserta yang merupakan guru-guru pilihan dari jenjang TK, SD, dan SMP telah melalui seleksi administrasi dan substansi yang ketat sebelum mengikuti pelatihan ini.(Nkm)




















