Dewan Pers Bersinergi Dengan STM Lakukan Penguatan Kapasitas Terhadap Para Jurnalis

DOMPU, JEJAKNTB||PT. Sumbawa Timur Mining (STM) bersama Dewan Pers menggelar program literasi media bertema “Pers Profesional sebagai Katalisator Pembangunan Daerah” di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis lokal dalam menjaga kualitas dan integritas karya jurnalistik di tengah tantangan era digital ini, menghadirkan dua naras umber dari Dewan Pers.

Rosarita Niken Widiastuti, Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Insfrastuktur membawakan tema Mebangun Profesionlismen Pers Lokal dan Abdul Manan, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undanganDewan Pers, membawakan tema Dewan Pers dan Kasus-kasus Etik.

Mewakili Head of Corporate Communication STM, Cindy Elza, Communications PT STM, Adam Rahadian menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Dewan Pers dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pers yang profesional dan bertanggung jawab memiliki peran penting sebagai katalisator pembangunan daerah. Melalui informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya, insan pers turut mendorong kemajuan sosial dan pembangunan berkelanjutan,” katanya, Jum’at (14/11).

Adam menjelaskan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kapasitas jurnalis daerah, termasuk konsistensi penerapan kode etik jurnalistik.

Menurutnya, kemampuan menjaga akurasi dan integritas semakin krusial di era digital yang sarat disinformasi.

“Bagi STM, kegiatan ini bagian dari praktik pertambangan yang baik, termasuk keterbukaan informasi serta hubungan konstruktif dengan media, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.

Adam berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin di Dompu, Bima, NTB, dan wilayah lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dompu, Yani Hartono, menegaskan pentingnya literasi media untuk menghadapi maraknya disinformasi, missed informasi, dan hoaks yang dapat menghambat pembangunan daerah.

“Media yang berkualitas dan bertanggung jawab merupakan pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan kritis,” katanya.

Pemkab Dompu, kata Yani, telah berupaya mendukung penguatan media lokal melalui pelatihan jurnalistik, bantuan teknis, dan peningkatan akses informasi.

Yani membuka ruang kerja sama lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk Dewan Pers.

Yani juga mengajak jurnalis untuk terus berpegang pada profesionalisme dan kode etik. Yani menekankan pentingnya keseimbangan pemberitaan agar publik menerima informasi yang konstruktif tanpa mengabaikan fungsi kontrol sosial pers.

“Dengan dukungan jurnalis, program pembangunan dapat berjalan lebih baik dan menjadi perhatian publik. Kritik tetap diperlukan, tetapi harus proporsional agar mendorong perbaikan,” tegasnya.

Yani berharap program literasi media ini memberi manfaat besar bagi jurnalis dan masyarakat. Ia mendorong seluruh peserta agar aktif berdiskusi dan menyumbangkan pemikiran untuk kemajuan daerah.(Nkm)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top