JEJAKNTB.COM|Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menghadiri Upacara dan perayaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 di Lapangan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607/Sumbawa pada hari Minggu, (5/10).
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, baik dari unsur Pemerintahan, TNI, Polri, maupun tokoh masyarakat lainnya. Partisipasi Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa dalam upacara ini merupakan manifestasi dukungan dan sinergi yang erat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan TNI.
Hal ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lebih lanjut, kehadiran ini menjadi representasi semangat kebersamaan dalam upaya memajukan bangsa dan negara, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di seluruh lapisan masyarakat.
Nanang Nasiruddin menyebutkan pentingnya peran serta fungsi TNI dalam menjaga stabilitas, kondusifitas dan kekompakan dalam mewujudkan Indonesia bersatu dan sejahtera makmur sentosa.
“Untuk itu TNI harus dapat melakukan tindakan deteksi dini serta tindakan tegas dan terukur dalam setiap langkah yang akan dilakukan. Jangan sampai kita mau dipecah belah, mulai dari isu rasis hingga persoalan prinsip yang berbeda, TNI harus menjadi garda terdepan untuk hal tersebut,” ujar Nanang.
Ia juga menyebutkan, hadirnya TNI merupakan bagian dari suatu keamanan negara untuk memastikan tidak terganggunya atau terjaminnya keamanan terhadap ancaman yang akan timbul sewaktu-waktu.
“Ancaman ini tidak mesti tentang kekuatan militer ya, tetapi menyangkut ketahanan pangan, stabilitas politik dan lainnya,” terang dia.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah TNI yang mempunyai kemampuan berkomunikasi secara intensif kepada rakyat melalui sejumlah program. Ini dapat dijadikan contoh bagaimana kedekatan itu bisa melahirkan citra yang positif di mata masyarakat
“Kalau liat dari hasil survey sejumlah lembaga, TNI mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri. Ini harus dijaga dan ditingkatkan melalui program-program inovasi pro rakyat,” pungkas Nanang Nasiruddin.
(Nkm)




















