Junaidi, S.Pd.,M.Pd. (KCD Dikbud Sumbawa)
JEJAKNTB.COM|Sosok KCD Dikbud Sumbawa, Junaidi,S.Pd., M.Pd. merupakan sosok disiplin tinggi. Pria kelahiran Sumbawa Tahun 1970 yang mengawaki 33 Sekolah Menengah di Kabupaten Sumbawa ini bukan orang biasa. Junaidi merupakan ASN yang tekun dan disiplin. Ditemui usai silaturahmi, Sabtu (19/7/2025) pria yang baru menjabat KCD Dikbud menggantikan bapak Nasrullah Darwis ini dikenal juga sebagai sosok tegas dan berintegritas tinggi.
Beberapa bulan menjabat Junaidi sukses melobi perbaikan sekolah termasuk infrastruktur pendidikan menengah di Kabupaten Sumbawa. Buktinya saat Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti, Sabtu kemarin Kabupaten Sumbawa khususnya di jajaran pendidikan menengah yang dibawah kendali Pemprov NTB mendapatkan kucuran alokasi dana DAK untuk kegiatan rehab sekolah tahun ini.
” Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan kepercayaan untuk kembali mengelola DAK Fisik untuk jenjang SMA/SMK sebanyak 6 Unit,” ucapnya sesaat setelah silaturahmi dengan Wagub NTB, Hj Indah Damayanti Sabtu kemarin.
Junaidi merincikan keenam sekolah yang akan mendapatkan DAK diantaranya, SMAN 3 Sumbawa, SMAN Moyohulu, SMAN 4 Sumbawa, SMAN Moyo Utara, SMAN Rhee dan SMAN Alas Barat.
DAK Fisik adalah Dana Alokasi Khusus Fisik, yaitu dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah tertentu untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. DAK Fisik bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Kepala Cabang Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi berharap kepada seluruh Kepala SMK, SMA, SLB dalam menjalankan tugas pokoknya agar bekerja secara profesional dan berkompeten.
” Harus profesional dan berkompeten lah kerjanya, akuntabel serta menjalankan fungsi sesuai tugasnya dan semua berkaitan dengan hal tersebut termasuk lebih utama semua kegiatannya nanti menyangkut penggunaan dana dan anggaran harus jelas, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam memimpin satuan pendidikan masing-masing,” pintanya.
Junaidi merincikan DAK Fisik SMA adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang dialokasikan untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). DAK ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di SMA melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan lainnya. ” Pungkasnya.
Editor. Redaksi




















