DPRD Sumbawa Sukses Gelar Paripurna Penyertaan Modal BPR NTB dan Mendengar Laporan Akhir Bupati

JEJAKNTB.COM| Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa sukses menggelar Rapat Paripurna Kedua dengan dua agenda utama: Pertama, penyampaian Laporan Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT BPR NTB (PERSERODA), dan-

 

Kedua, Pendapat Akhir Bupati untuk membersamai maslahat. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P, M.M.Inov, didampingi Wakil Ketua II, Berlian Rayes, S.Ag.,MM.Inov., dan Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry, SH, MH., Rabu (14/5) di Lantai II, Gedung DPRD Setempat.

 

Dalam pemaparannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa penyertaan modal daerah berupa tanah dan aset lainnya ke PT. BPR NTB (Perseroda) merupakan langkah strategis untuk: Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen. Memperkuat permodalan BPR NTB guna mendukung UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal. Dan Mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum produktif.

“Kami ingin BPR NTB semakin kuat agar bisa memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian Sumbawa,” tegas Bupati Jarot.

*****

Penyampaian Laporan Pansus untuk Pengawasan Ketat

Menyikapi dinamika yang mulai terbangun ini, DPRD Sumbawa sepakat membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan melakukan kajian mendalam terhadap: Kelayakan finansial dan hukum penyertaan modal. Dampak ekonomi bagi masyarakat Sumbawa. Dan Transparansi proses untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

 

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menyatakan:

“Pansus telah bekerja profesional dan transparan. Kami ingin memastikan kebijakan ini benar-benar menguntungkan daerah. Ini langkah besar, sehingga perlu pengawasan ketat. Pansus telah melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan praktisi keuangan,” tegasnya.

Masih Nasiruddin dirinya berkomitmen untuk mengawal dan menjaga kondusifitas serta menjamin kestabilan ekonomi Sumbawa.

“Hari ini saya berkesempatan untuk menghadiri sekaligus memimpin Rapat Paripurna Kedua DPRD Kabupaten Sumbawa. Agenda penting yang dibahas adalah Penyampaian Laporan PANSUS terkait Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB (Perseroda), serta persetujuan dan penetapan keputusan strategis yang menyangkut masa depan ekonomi daerah kita.

Keterlibatan aktif DPRD dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel adalah bentuk komitmen kami kepada masyarakat Sumbawa.

Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Mari terus bekerja untuk Sumbawa yang lebih maju dan mandiri.”, pungkasnya.

Sementara, beberapa Fraksi di DPRD menyambut positif rencana ini namun meminta jaminan bahwa, Dividen yang diterima Pemkab benar-benar signifikan dan tidak ada aset strategis yang justru berpindah ke pihak lain.

Rapat ditutup dengan musyawarah mufakat yang dilandasi profesionalitas. Hasil kajian ini akan menjadi bahan pertimbangan DPRD dalam mengambil keputusan final.

Langkah ini dinilai essensial bagi masa depan ekonomi Sumbawa, dan semua pihak berharap outcomesnya berdaya guna dengan prinsip good governance mewujudkan Sumbawa yang kian Unggul, Maju dan Sejahtera(Nukman)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top