JEJAKNTB.COM |Sejak ditugaskan pada 29 Mei 2023 sebagai Kakan Pertanahan Kabupaten Dompu menggantikan I Komang Suarta, SE, MH, yang mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Lombok Timur, Kiprah Nyoman Pharbawa, A. Ptnh, selangkah lebih maju meskipun baru menjabat lebih kurang satu tahun setengah.
Terpantau, selama Kakan Pertanahan dikendalikan Nyoman praktis konflik agraria di Bumi Nggahi Rawi mereda, ini wujud nyata kebersahajaan figur nya yang profesional dan teruji.
Salah satu keberhasilan yang menonjol di era kepemimpinannya di Kabupaten Dompu adalah menuntaskan kasus kasus yang meresahkan masyarakat terutama kasus pertanahan dan konflik agraria yang berpotensi memicu instabilitas sosial dan politik daerah.
Nyoman Pharbawa, A. Ptnh lebih profesional menanggulanginya dengan mencermati background dan latarbelakang masalah semisal kasus tanah sengketa atau sengketa warisan ataupun konflik pertanahan di wilayahnya.
” Domainnya harus jelas dulu, kasus itu apakah sebuah tindak pidana atau perdata, murnikah soal tanah atau unsur lain kita tidak bisa campur aduk dan harus jelas locus delicti persoalan,” tegasnya.
Selama rentang waktu 2023 hingga 2025 di Kabupaten Dompu tidak ada lagi kasus tanah, semua sudah Klir dan kelar bahkan diakui sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Dompu. Salah satunya adalah H Ramli Yadam, S.Sos., Mantan Anggota DPRD empat periode dan Kurnia Ramadhan (Wakil Ketua DPRD kabupaten Dompu.
Pada jejakntb, H Ramli Yadam mengaku puas dan bangga dengan sosok Nyoman Pharbawa, A. Ptnh. ” Beliau cocok memimpin Kakan Pertanahan karena lebih menguasai soal tusie-tusie pertanahan kebetulan sebelum nya juga lama di Kabupaten Dompu,” akuinya
Pria yang karib disapa Ramli ini pun mengaku saat ini merasa terbantukan dengan keberadaan sosok tegas nan profesional ini,” contoh kasus tanah istri saya di Mumbu Alhamdulillah selesai setelah pihaknya turun tangan, bertahun tahun kasusnya ngambang kini mencapai titik terang,” ungkapnya
Senada dengan Ramli, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dompu Kurniawan Ramadhan pun tak ketinggalan memuji kinerjanya,” emang bagus dia, cuman sayang bentar lagi pensiun,” kelakar KR begitulah pria berkulit putih berseri ini akrab disapa.
Selain itu, M Nur warga Dorotangga pun mengakui kemampuan pria asal Bali ini menanggulangi konflik agraria di Kabupaten Dompu,” Setiap orang ada masa-nya dan setiap masa ada orangnya, beliau sangat tangguh menghadapi tantangan dan rintangan, buktinya konflik horisontal dan vertikal terkait tanah di tiga tahun terakhir tidak ada,” akuinya.
Nyoman Pharbawa, A. Ptnh bukan Kakan Pertanahan biasa, ia punya kemampuan mengatasi masalah beda dengan yang lain yang menghindari masalah.
“Saya mendapatkan penugasan baru sebagai kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu yang sebelumnya bertugas di Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT,” ucapnya saat ditemui jejakntb, Jum’at,(25/4) di Kantornya kemarin pagi.
“Sekitar 20 tahun yang lalu saya juga pernah mendapatkan penugasan di Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu selama 3 tahun. Kemudian selanjutnya saya dapat diterima di Dompu untuk melanjutkan target yang telah direncanakan baik pelayanan strategis dan rutinitas”.
“Suasana yang saya rasakan di Dompu yaitu kekeluargaannya yang sangat tinggi. Mudah-mudahan saya dapat bekerja dengan baik dengan dukungan rekan-rekan untuk bekerja bersama -sama dan berkoordinasi untuk membangun Dompu agar lebih baik dan maju khususnya pelayanan di bidang pertanahan”, paparnya.
Nyoman Pharbawa juga menjelaskan sepak terjangnya selama bekerja di Badan Pertanahan Nasional (BPN) /Agraria.
“Kurang lebih 36 tahun bekerja dengan penugasan sejak tahun 1987 sampai dengan 2021: bertugas di kantor Wilayah BPN Provinsi NTB dan Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Timur. Kemudian sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa di Kanwil BPN Provinsi NTT dan menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kantor di Kabupaten Sumba Tengah.
Kemudian tanggal 29 Mei 2023 mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu




















