BAHASA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DAN IDENTITAS SUATU BANGSA

BAHASA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DAN IDENTITAS SUATU BANGSA

-Kahfi Amiruddin Umar (2283010)-

 

Mahasiswa program studi pendidikan bahasa inggris, UNW Mataram 2024

Tugas mata kuliah psycholinguistics

Dosen Pengampu Mata Kuliah : M.Rajabul Gufron, S.Pd, M.A

 

 

 

Manusia adalah makhluk sosial dimana manusia sangat membutuhkan yang namanya intraksi sosial terlebih lagi di lingkungan masyarakat. Dimana bahasa juga bisa menunjukkan identitas dari suatu bangsa. Contohnya di indonesia,Indonesia memiliki Bahasa persatuan yang di namakan bahsa indonesia. Tapi perlu kita ketahui juga bahwasanya di setiap wilayah atau daerah di indonesia memiliki banyak keberagaman bahasa dan budaya.

Setiap bahasa pada dasarnya merupakan simbol jati diri dari sesorang. Begitu juga bahsa bisa menjadi jati diri suatu bangsa. Yang di namakan jati diri di sini adalah, Tanda yang mewakili dan yang membuat suatu bahasa berbeda dari bahasa yang satu dengan bahasa yang lain.

Bahasa sangatlah penting dalam kehidupan setiap orang, Bahasa selalu di gunakan di manapun dan kapanpunkarna bahasa bersifat fleksibel dimana bahasa dapat berkembang dan berubah tergantung tempat bahasa itu berada. Selain sebagai alat komunikasi bahasa juga bisa menjadi alat untuk mengepresikan diri seseorang .

Saking pentingnya yang nama nya bahasa seseorang yang mempunyai masalah dengan bahasa atau penyakit kebahasaan akan membuat mereka sulit untuk berkomunikasi dan ber intraksi sosial. Banyak hal yang menyebabkan penyakit kebahasaan contohya: Adanya ganguan pada sistem syaraf otak yang menyebabkan seseorang sulit untuk berbicara.

Tidak dapat di pungkiri bahwa bahasa juga bersifat mutlak pada diri suatu bangsa. Karna tidak akan di sebut suatu bangsa jika tidak mempunyai bahasa. Contohnya di indonesia,Di indonesia memiliki kurang lebih sekitar 1.340 suku. Sudah pasti dari setiap suku di indonesia memiliki bahasa dan budayanya masing-masing, Untuk mempermudah komunikasi antar setiap suku maka terciptalah bahasa persatuan yang di namakan bahasa indonesia.

Tapi terkadang masih banyak orang yang masih bisa di katakan belum mahir atau lancar menggunakan bahasa persatuannnya ada beberapa faktor yang membuat seorang warga negara sulit untuk mengucapkan bahasa kesatuannya antara lain:

Ketidak biasaan menggunakan bahasa persatuannya.

Sesorang warga negara yang tinggal di daerah pelosok dominan sulit menggunakan bahasa kesatuannya di karnakan jarang ber intraksi dan berkomunikasi menggunakan bahasa kesatuannya.

 

 

 

Migrasi atau perbedaan budaya.

Orang yang berpindah dari satu negara ke negara lain migrasimemiliki bahasa dan budaya yang berbeda yang menyebabkan orang tersebut memerlukan waktu yang cukup lama untuk memahami bahasa baru.

Gangguan bahasa atau kondisi medis.

Ada beberapa orang yang di mana mereka memiliki gangguan saraf pada organ tertentu yang menyebabkan sulit untuk mengucapkan kata.

 

Keterbatasan pendidikan.

Seorang yang tidak pernah di ajarkan tentang bahasa formal, Biasanya akan kesulitan dalam mengucapkan bahasa persatuannya karna mereka tidak pernah paham dengan bahasa persatuan nya sendiri.

Seprti yang kita ketahui bersama bahasa adalah alat komunikasi yang paling penting dalam lingkunkungan sosial dan budaya. Dimanapun dan kapan pun bahasa akan selalu di perlukan, Tanpa bahasa orang akan sulit untuk berkembang. Bahkan bahasa juga bisa menunjukkan tinggi rendah nya kualitas manusia di mata manusia lainnya.

Menjaga dan melestarikan bahasa adalah kewajiban bagi setiap individu. Dimana bahasa memiliki peran yang sangan penting baik dalam konteks, Sosial,Budaya maupun dalam pendidikan.

Bahasa juga sebagai identitas suatu bangsa dan wajib untuk di jaga dan di lestarikan terutama bahasa-bahasa yang bisa kita anggap kuno. Semakin berjalannya waktu tidak menutup kemunggkinan kalau bahasa-bahasa kuno akan di gantikan oleh bahasa yang baru. Bisa kita lihat di zaman sekarang sudah banyak bahasa baru yang berkembang dan membuat kita lupa dengan bahasa daerah kita sendiri.

Bisa di katakan bahwa bahasa adalah identitas suatu bangsa. Setiap bahasa mencerminkan cara pandang dan kepercayan suatu bangsa melalui bahasa yang di wariskan dari turun temurun.Ketika bahasa suatu bangsa mulai punah, banyak aspek penting yang akan ikut hilang tertelam oleh zaman. Untuk menjaga dan melestarikan bahasa agar  tidak punah kita harus menganggap bahasa itu adalah bagian dari diri kita dan sering menggunakan bahasa tersebut dalam artian kita harus bisa membuat bahasa tersebut menjadi  multibahasa, Sehingga bahasa tidak mudah hilang dan bisa bersifat abadi.

 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top