MATARAM, jejakntb.com |Jelang 28 hari pencoblosan pilkada serentak di 10 Kabupaten dan Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Barat, KAMMI NTB Himbau Penyelenggara untuk Netral, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB memberikan himbauan dan peringatan keras kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB agar menjaga netralitas serta profesionalitas dalam mengelola jalannya pesta demokrasi. Ketua KAMMI NTB, Irwan, menegaskan bahwa integritas KPU sebagai penyelenggara pemilu menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik dan kelancaran proses demokrasi yang adil dan transparan, Sabtu,(26/10).
Pelaksanaan Pilkada NTB tinggal menghitung hari, pastinya tensi dan situasi sangat dinamis. Sehingga pihak penyelenggaraan (KPU) diharapkan benar-benar memastikan situasi berjalan dengan baik sesuai aturan main yang berlaku.
“Kalau di hitung-hitung, pelaksanaan pemilihan tinggal sebentar lagi. Kita berharap KPU NTB harus menunjukkan komitmen untuk memastikan pelaksanaan pilkada ini benar-benar sesuai aturan”. Ujar Irwan.
Selanjutnya, Ketua PW KAMMI NTB ingatkan Penyelenggara untuk tidak coba-coba memihak ke salah satu paslon tertentu dan tidak menjaga netralitas. Sebab, sering kali kerap ini terjadi.
“Pilkada ini mahal biaya nya, tentu hajat hidup masyarakat yang dipertaruhkan. Sehingga kami berharap penyelenggara punya komitmen untuk berdiri di atas semua golongan tanpa memihak kepentingan politik tertentu. Kami meminta ke penyelenggara (KPU) benar-benar menjalankan tugasnya sesuai dengan amanah undang-undang, demi menjaga marwah demokrasi di NTB,” lanjut Irwan.
KAMMI NTB menilai, netralitas penyelenggara pemilu adalah fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam menciptakan Pemilu yang bersih dan berkualitas. Dalam konteks tersebut, KAMMI NTB mengingatkan agar seluruh jajaran KPU NTB dan pihak-pihak terkait mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menghindari tindakan atau keputusan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik.
“Kami akan terus mengawal proses ini, dan jika ada indikasi pelanggaran netralitas, KAMMI NTB tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah advokasi yang diperlukan,” tambah Irwan. “Demokrasi harus kita jaga bersama dari kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan, dan KPU NTB berperan besar untuk memastikan itu terjadi.”
KAMMI NTB mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kaum muda dan mahasiswa untuk ikut serta dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada NTB 2024 dan memastikan jalannya demokrasi sesuai dengan prinsip yang bersih dan bermartabat.(Nukman)




















