Sidak Eksekusi Kadisdikbudpora disalah satu SMP di Madapangga Menuai Banyak Pujian ! Syahrul Ridwan :” Sosok Dae Zu Teladan dan Tokoh”

Drs. Zunaidin HI, S.Sos., M.M        (Istimewa)

 

JejakNTB.com |Ada hikmah dibalik sidak exclusive Kadisdikbudpora Bima,            Drs. Zunaidin HI, S.Sos., MM yang dilakukan pada sejumlah sekolah dasar dan menengah (SD/MI-MTs/SMP) di wilayah Madapangga dan Bolo, Senin (9/1), selain menuntaskan pekerjaan dengan isi kantong pribadinya Kadisdikbudpora yang telah menjabat empat kali kadis ini juga terbukti membawa program berkelanjutan untuk masyarakat dan warga sekolah.

Pemilik nama beken Dae Zu ini kehadirannya di sekolah gegerkan sejumlah warga, pasalnya orang nomor satu di Dinas yang memimpin dan membawahi ribuan tenaga pendidik mulai PAUD, TK, SD, SMP tersebut hadir tanpa ada informasi dan langsung duduk diruang guru dan Kepala Sekolah.

Saat ditanya dan dikonfirmasi media terkait dengan pola sidak yang dilakukannya Dae Zu enggan berkomentar soal itu,

Sidak tersebut dalam rangka melihat semua hasil pekerjaan kegiatan fisik terutama yang dikerjakan melalui DAK APBD Tahun Anggaran 2022 dan 2021.

Untuk Sekolah SMP/MTs diawali dari wilayah utara yakni SMP Negeri 4 Madapangga yang berlokasi di Desa Ndano dimana sekolah tersebut mendapatkan kegiatan yang berturut-turut mulai 2020, 2021 dan 2022. Karena berdasarkan hasil monev kasi sarpras berdasarkan laporan masyarakat diduga kuat ada sejumlah kegiatan yang belum tuntas dan menyisakan persoalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media untuk wilayah kecamatan Madapangga saja kegiatan bangun baru ada di 4 sekolah termasuk SMPN 4 Madapangga sementara SD alhamdulillah mendapatkan semua di Madapangga tak terkecuali.

Turut mendampingi Kepala Dinas, Kabid Dikdas Dikbudpora Husnul Khatimah, S.Fil yang dibantu Kasi Sarpras, Maman, S.Pd., M.Pd. dan Konsultan Tekhnik Sipil Syaifullah, S.T.

Di SMPN 4 Madapangga misalnya Zunaidin langsung eksekusi perabot yang dikerjakan CV Pejuang dan instalasi listrik maupun atap dan sekitarnya, Dae Zu langsung merogoh isi kantong pribadinya untuk menunjang aktifitas tersebut.

” Saya lakukan itu semua sebagai bentuk tanggungjawab terhadap nasib dan masa depan anak – anak bangsa yang ada di tempat wilayah kecamatan saya dimana saya dilahirkan, terlepas SMP 4 Madapangga ini dibawah OPD yang menjadi satker dibagian terkecil dibawah dines dikbudpora,” ungkapnya.

Dihadapan warga sekolah Kadis langsung perintahkan konsultan untuk belikan alat alat dan bahan yang belum diadakan pelaksananya seperti kabel, lampu dan lainnya,

” Ini uang silakan kerjakan sekarang juga dan selama saya berdiri dan berada disini semuanya harus tuntas tidak ada kata tidak pokoknya harus tuntas,” tegas Dae Zun.

Sesaat kemudian, tibalah alat alat serta bahan yang dibutuhkan lalu dipasang padahal kegiatan proyek fisik ini secara kontrak kerja masih dibawah tanggungjawab mereka kontraktor.

” Buat apa kita “Mbentu” untuk hal hal yang baik adinda, apa yang bisa kita lakukan silakan dilakukan saja terpenting itu bermanfaat dan berguna untuk orang banyak lakukan saja tanpa harus kita menunggu perintah dan komando ngapain gengsi,” katanya.

Selesai mengatasi persoalan pada SMPN 4 Madapangga, tak lama berselang Kadisdikbudpora yang juga putra asli Madapangga sekitar pukul 09.30 wita meninggalkan SMP Ndano dan segera meluncur menuju 1, 2 dan 3 Madapangga hingga pada sejumlah sekolah dasar yang ada di sepuluh Desa di wilayah Madapangga hingga Bolo.

Analist Kebijakan Publik, Syahrul Ridwan, S.Sos., M.M menilai Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima sangat signifikan gerakannya dibandingkan dengan sejumlah pejabat lainnya yang ada di Kabupaten Bima.

”  Dae Zu ini sosok langka, tatkala mendapat laporan masyarakat bahkan media yang menyoroti kinerja CV dan PT pelaksana proyek, beliau peduli dan turun bersama anak buah dan stafnya membenahi bahkan mengeksekusi langsung aneka segala kekurangan. Waahh ini sangat luarbiasa dan teramat sangat langka Kepala Dinas yang seperti ini, terang Dae Ko’o, Senin sore (9/1).

Masih Dae Ko’o, menganggap Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri,SE tidak rugi mengangkat pejabat seperti Dae Zun ini karena dinilainya sangat bertanggungjawab dan sangat peduli pendidikan,

” Hemat saya beliau sangat cocok menjadi panutan kita dan teladan mengapa karena bentuk rasa peduli tanggungjawabnya terhadap dunia pendidikan yang sangat tinggi,” pungkasnya.

Pantauan langsung di lokasi ada yang sangat super duper dan top markotop yang dilakukan oleh jajaran Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima di sekolah sekolah tadi siang dimana Kadisdikbudpora langsung berbicara dengan sejumlah wakil rakyat di Dapil Dua itu untuk turut membantu menangani persoalan pendidikan di wilayah Bolo dan Madapangga.

Langkah Zunaidin tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah anggota dan petinggi DPRD Kabupaten Bima.

Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PPP yang juga Wakil Ketua DPRD, Hj. Nurhayati H.Machfud, S.E., M.M., M.Si. menilai apa yang dilakukan Kadis sangat bagus dan merupakan terobosan konkrit dan sangat nyata.

” Sangat konkrit dan nyata serta asset buat Kabupaten Bima, kita akan bantu dengan aspirasi dan pokir 2023 untuk Dikbudpora Kabupaten Bima karena tidak mungkin dengan anggaran yang besar itu kita arahkan ke gedung dewan tentunya juga dunia pendidikan kita juga harus dibantu,” kata Hj Nurhayati yang dihubungi melalui whataapp, Senin sore.

Sementara dari Fraksi Gerindra, Ruslan, S.Pd., M.Pd. melihatnya sama bahwa apa yang dilakukan Zunaidin sebagai Kadisdikbudpora nggak ada yang salah bahkan sebagai penyambung lidah rakyat Ruslan mengaku telah deal dengan ketokan palu anggaran senilai 400 miliar untuk dines itu,

” Anggarannya sudah diketok artinya uangnya sudah ada tinggal didistribusikan saja sesuai peruntukkan dan pemanfaatannya di tahun ini,” pungkas Mantan Ketua PGRI ini pada media. (RED)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top