Setelah Disorot, Tunjangan Sertifikasi Guru di Kabupaten Bima Akhirnya Mulai Dicairkan

Ilustrasi : Guru Guru di Kabupaten Bima mengadu ke Anggota DPRD, khusus Komisi Pendidikan terkait kerap telatnya pencairan tunjangan sertifikasi guru

 

JejakNTB.com | Dana tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Bima yang dinanti-nanti akhirnya kemarin kamis sore, (24/11) terbayarkan semuanya.

Kepastian ini mengemuka setelah dana transfer dari Pemerintah Pusat sudah masuk ke kas daerah Pemerintah Kabupaten Bima.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, H Asraruddin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/11/2022).

“Dana sertifikasi sudah masuk ke kas daerah, malah sudah sampai ke rekening guru untuk semua bank” jawabnya

Dia menjelaskan, dana sertifikasi yang masuk besarnya sekitar Rp 18 miliar.

Anggaran tersebut, akan digunakan untuk pembayaran sertifikasi pada ratusan guru yang tersebar di berbagai tingkat satuan Pendidikan.

Asraruddin pun mengarahkan kepada para guru penerima sertifikasi untuk segera mengurus persyaratan.

“Sudah bisa datangi kantor di sini, untuk mengurus segala administrasi pencairan,” tandasnya.

Mantan Kabid PTK itu menambahkan, dengan dicairkan dana sertifikasi tersebut, guru dapat meningkatkan kinerja dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Untuk diketahui, tunjangan sertifikasi guru triwulan III ini tertunda selama 2 bulan.

Menurut pengakuan para guru sertifikasi, ini kali pertama terjadi keterlambatan pembayaran hingga berbulan-bulan.

Bahkan pencairan tunjangan sertifikasi tahap IV sudah akan dilakukan lagi, sesuai jadwal pada Desember 2022.

Para guru sertifikasi pun resah, karena banyak para guru yang menggantungkan asap dapurnya dari tunjangan sertifikasi. (RED)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top