JejakNTB, MATARAM | Dwi Tagor merupakan sosok inspiratif lantaran dikenal sebagai penyiar humanis yang humble dan ramah yang gigih tak kenal lelah menghibur warga Bumi Gora melalui frekuensi 96,1 megahetz wanita paruh baya kelahiran 1973 ini mampu eksis dan menyapa pemirsanya di era digitalisasi yang kini dunia radio dan per televisian atau audio visual mulai ditinggalkan.

Awalnya kru Media tidak percaya beliau adalah seorang penyiar, namun ketika saluran android redaksi media ini diarahkan ke frekuensi 96,1 Mhz semua awak media terkaget kaget bukan kepalang, pasalnya ternyata perempuan ini masih kreatif menyapa dengan suara emasnya yang lembut syahdu dan ramah.
Berkat ketangguhan dan konsistensinya yang tinggi, Dwi Tagor tak bosan bosan menyapa pemirsanya diberbagai antero pulau Lombok dan Sumbawa dalam pesan suara Sutera Bandar Dangdut Lombok FM dengan Frequensi 96,1 Mhz.
Pagi, siang, sore dan malam menyapa hingga tak terasa wonder woman beranak satu ini telah dua belas tahun menjadi penyiar radio kesayangan and Suara Dangdut Sutera Lombok FM.
Selain menjadi penyiar radio Dwi Tagor kini resmi bergabung di Media Online JejakNTB.com dan mulai menyusun rencana strategi dan merangkul semua pihak kedepannya untuk bersinergi dan bermitra saling simbiosis mutualisme antara keduanya.

Redaksi Media ini berkeinginan menjadikan wanita paruh baya ini sebagai Team Work Redaktur handal dalam jajaran media online bahkan dianggap sebagai pemilik modal dalam jejakntb.com
Track Record Wonder Woman ini tak diragukan lagi, sangat beruntung radio sutera memilikinya pasalnya Dwi adalah asset yang menghidupkan kembali suasana dunia penyiaran kita yang kini hampir setiap orang telah beralih hobi ke android atau telefon genggaman yang dinilainya serba praktis.
Menghidupkan radio saat ini memang bukan perkara mudah namun bagi ibu satu anak ini tidaklah sulit dan menurutnya gampang gampang susah menggairahkan kembali suara dan mengudara,
” Butuh kesabaran dan konsistensi yang ekstra serta keuletan kita dalam meracik kata kata dan disupport talenta yang membutuhkan nyali tinggi dan adrenalin kuat untuk mendorongnya keluar, ucapnya saat ditemui media.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa hidup itu harus punya prinsip komitmen dan integritas tinggi terutama dalam melayani publik ditengah keadaan yang kompetitif dan serba sulit.
” Menghidupkan radio ditengah wabah dan pandemi menurutnya sangat mudah dan tidak terlalu sulit tergantung ada kemauan tinggi dan kehendak yang kuat apalagi disaat masa masa pembatasan aktifitas masyarakat termasuk belajar cara daring sangatlah cocok memanfaatkan radio sebagai alat penyampaiannya mengingat radio media yang efektif untuk keadaan apapun termasuk Covid maupun pandemi lainnya. (Nkm)




















