JejakNTB, Sumbawa| Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menghadiri acara Hari Lahir (HARLAH) Majelis Taklim Cahaya Hati (MTCH) Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu Sumbawa, Rabu (22/6/2022) di Gedung Serba Guna Desa Semamung.
Acara dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP. M.M.Inov, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat SAg, Forkompinca, dan juga Ketua MUI Kecamatan Moyo Hulu, perwakilan Camat, Kades Semamung, Tokoh Masyarakat, serta para undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut Ketua memberikan Sambutan terhadap acara dan keberadaan MTCH yang dilaksanakan secara semarak dan khidmat.
Ketua DPRD, sangat mengapresiasi keberadaan MTCH sebagai wadah pembinaan keluarga dan masyarakat. Rafiq bahkan berharap MTCH bisa diperluas perannya sebagai wadah untuk kegiatan pengembangan ekonomi, MTCH bisa melakukan kegiatan bisnis, jual beli, yang semuanya tentu untuk kepentingan pengurus dan para anggota.
“Majelis Taklim adalah wadah untuk belajar dan pembinaan keluarga di tengah perkembangan era 4.0 (baca Four Poin O) oleh karenanya Kita harus punya filter terhadap ekses negatif perkembangan zaman di mana teknologi informasi begitu kencang dan deras seperti melalui aplikasi YouTube, Google dan sebagainya” Jelas Rafiq.
Kemudian lanjut Rafiq, Kita sebagai kaum muslimin harus bisa menyampaikan dakwah atau berdakwah melalui media dan sarana yang mungkin untuk dilakukan. Demikian pula dengan keberadaan majelis taklim harus memiliki inovasi dalam menyajikan pesan-pesan keislaman sebagai benteng keluarga. Kami juga berharap agar Majelis taklim tidak hanya melaksanakan kegiatan kajian sebagai rutinitas tetapi juga menjadi wadah untuk membangun produktivitas pengurus maupun anggota kelompok majelis taklim. bebernya.
Aktivitas produktif tersebut akan membangun kemandirian Majelis Taklim yang ada misalnya ada keuntungan dari usaha ekonomi anggota maka bisa disisihkan untuk kegiatan Majelis Taklim maupun berbagi dengan sesama. Imbuhnya.
Sebagai contoh usaha laundry. Maka yang menjadi pekerjanya adalah anggota Majelis Taklim dan langganannya adalah orang-orang yang ada di dalam Majelis Taklim maupun masyarakat yang ada di sekitarnya. Ketika mendapat keuntungan maka bisa disisihkan untuk menopang kegiatan Majelis Taklim. Tutup Rafiq.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kab. Sumbawa dalam taushiyahnya Dea Guru Syukri Rahmat menyampaikan peran MT dalam kaitannya dengan pembinaan keluarga.
Ada tiga hal yang menjadi penekanan Dea Guru Ustadz Syukri Rahmat, pertama penguatan tauhid. Keluarga jika diibarat bangunan, maka agar suatu bangunan kuat dan kokoh, maka pondasinya harus kuat. Pondasi keluarga adalah Tauhid
” kita harus benar-benar memperkuat Tauhid kita dalam hidup dan kehidupan ini. Orang yang kuat tauhidnya, diyakini tidak akan pernah goyah dalam hidup, apa pun situasi dan kondisi yang dihadapi. Bahkan mau roboh dunia ini, mau kiamat dunia ini, nggak ada masalah bagi orang-orang yang kuat Tauhidnya.” Urai Dea Guru Cuk.
Selanjutnya senantiasa menjaga ibadahnya kepada Allah swt. Sehingga orang yang kuat Tauhidnya, adalah juga orang yang paling bagus ibadahnya kepada Allah SWT.
Kedua, bahwa peran Majelis Taklim adalah tempat untuk saling mengingatkan. Tempat belajar bersama.
“Situasi dan kondisi akhir-akhir ini, peran MT sangat dibutuhkan, sangat urgen sebagai sarana belajar sekaligus sebagai sarana dakwah.” Terangnya.
Dalam uraiannya, DG. Cuk mengajak dan menawarkan satu pola, agar menjelang magrib, semua Kita matikan HP dan matikan TV.
“offkan semua HP dan TV dari Magrib hingga Isya, mari isi dengan membaca al Qur”an, Bagi Bapak-Bapak yang tidak ke Masjid atau Musholla, pimpin anak istri untuk shalat jama’ah di rumah, setelah itu, ngaji bersama, baca qur’an bersama” Beber DG Cuk.
Ketiga, perbanyak do’a kepada Allah SWT. Bahwa terhadap situasi dan kondisi yang Kita hadapi, selalulah disandarkan kepada Allah SWT
“Doa adalah cara kita bersandar kepada Allah SWT, Mari terus perkuat ini” Ajaknya.
Sebelumnya ada sambutan Hj. Ummi Kaltsum S.SiT, M.Kes. selaku ketua Majelis Taklim Cahaya Hati dan memberikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD bersama ketua MUI Kabupaten Sumbawa.
Dan penampilan Qasidah Rebana dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng. (Ruf)




















