Sumbawa, JejakNTB.com| Kesehatan adalah urusan wajib pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang dilaksanakan berdasarkan pada prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan eksternalitas, serta kepentingan strategis nasional. Demikian pula didalamnya urusan pemerintahan bidang kesehatan terdiri dari upaya kesehatan, SDM kesehatan seperti penetapan penempatan dokter spesialis , sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan minuman.
Atas dasar tersebut, Ketua Fraksi Nasdem mengatakan kepada awak media terkait dengan kondisi ketersediaan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumbawa.

Foto : Ketua Fraksi Nasdem Bunardi AMd.Pi
“Kami melihat ada permasalahan kekurangan Dokter Spesialis yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumbawa saat ini, seperti Dokter Spesialis Jantung, Spesialis Penyakit Dalam, padahal ini menjadi hal yang krusial dan harus segera dibenahi oleh Manajemen RSUD Kabupaten Sumbawa”. Ucapnya di Sumbawa.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Fraksi Nasdem Bunardi AMd.Pi di sela-sela rapat kerja Pimpinan di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Selasa (17/5/2022)
“Kita lihat beberapa hari terakhir ini, banyak kasus pasien sakit Jantung yang masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah, sehingga harus diantisipasi segera, karena hal ini bisa jadi jalan untuk menekan angka kematian dan meskipun Ajal setiap manusia sudah ditetapkan Allah SWT, kita sebagai manusia dan yang memilki kewenangan medis perlu ikhtiar yang maksimal dalam menyediakan tenaga dokter spesialis tersebut. ungkapnya
” Saya rasa yang sangat krusial hari ini adalah membenahi kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa dan kami harapkan agar segera diadakan dokter spesialis jantung dan penyakit dalam di RSUD Sumbawa”Tegas Daeng sapaan akrab Aleg asal Dapil Utan atau Daerah Pemilihan 4 ini.

Foto Salah satu Gedung Pelayanan di RSUD Kabupaten Sumbawa
Kemudian lanjutnya, Kami akan membicarakan hal ini kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa yang membidangi kesehatan melalui Anggota Fraksi Nasdem yang duduk di sana agar dapat berkoordinasi dan memanggil melalui Kerja-kerja Komisi 4″ Imbuh Daeng ayah tiga anak ini.
Kita tak menutup mata juga, upaya yang dilakukan agar dokter spesialis terpenuhi di Daerah kita maka tingkat kesejahteraan dokter harus juga menjadi perhatian, minimal mereka bisa betah di Kabupaten Sumbawa- lah” . Pungkas Daeng.
Dihubungi oleh Awak media, Pimpinan Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Syahrul SE dari fraksi Nasdem terkait dengan permasalahan ini pihaknya mengakui akan menindaklanjutinya.
” Manajemen RSUD Kabupaten Sumbawa perlu terus dibenahi agar dapat memberikan pelayanan yang baik termasuk didalamnya masalah ketersediaan dokter spesialis. Minggu-minggu terakhir ini kami juga mendengar permasalahan adanya pasien yang dirujuk ke RSUD Kabupaten Sumbawa. Oleh karena besarnya ekspektasi terhadap pelayanan RSUD Kabupaten Sumbawa yang excellent, sudah semestinya Manajemen RSUD melengkapinya” Ucapnya.
Meskipun demikian, terhadap kasus penyakit yang berat yang tidak bisa ditangani karena keterbatasan peralatan maupun tenaga medis yang ada di Puskesmas , Rul sapaan akrab Wakil Ketua Komisi IV ini mengharapkan tetap di rujuk Ke RSUD Kabupaten Sumbawa, Kalaupun akan di rujuk ketempat lain maka harapan kami RSUD lah yang memberikan rujukan faskes mana yang dapat merawat pasien. Ungkapnya.
“Kami akan membawa dan membahas permasalahan ini ke tingkat Komisi Dewan dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa agar menjadi attensi bersama. Mengingatkan pula bahwa Daerah kita sebentar lagi akan menggelar event MXGP maka semestinya hal ini menjadi perhatian serius!” Pungkas Rul. [Ruf]




















