Seperti apa MXGP Samota ?, ini hasil wawancara Exclusive JejakNTB.com dengan Jenderal Lapangan

Mataram, [JejakNTB.com]|Ajang Motorcross MXGP yang akan digelar di Samota Sumbawa pada tanggal 24 – 26 juni nanti, awalnya banyak yang ragu bahkan menilai dikelola setengah hati oleh Pemprov NTB maupun stakeholders, selain itu spekulasi liar tak jarang bahkan kerap dialamatkan kepada SEG, Infront FIM, STI bahkan Pemkab Sumbawa,

Redaksi Harian Umum Nasional Jejak.Com mencoba mengirim pesan kepada Ir.H.Ridwansyah yang dialamatkan kepada Whatsapp Pribadinya guna menjawab keraguan dan salah asumsi publik akan kesiapan kita menjadi tuan rumah maupun Pemerintah kita dalam mendukung event dunia tersebut,

Redaksi mengarahkan sekitar sepuluh pertanyaan kepada Jenderal Lapangan yang biasa disapa Dae Iwan,

Untuk diketahui Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menunjuk Dae Iwan yang sehari harinya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi untuk mengomandani aktifitas internasional di Samota,

Berdasarkan hasil rapat dan musyawarah di Ruang Pendopo Gubernur NTB akhirnya resmi Kepala Dinas PUPR NTB dipercaya dan ditunjuk untuk itu,

Berikut kutipan wawancara Exclusive nya, Rabu 20 April 2022 via Whatsapp!!

Jejak NTB : “Bagaimana kesiapan Sirkuit Samota?

Dae Iwan : Untuk pembangunan sirkuit ini sudah disiapkan lahan kurang lebih 50 hektar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Saat ini sedang menunggu final desain dari konsultan infront sebagai pemilik MXGP.

Insya Allah, final desain 2-3 hari lagi sudah selesai dan langsung dilakukan pembangunan sirkuit. Panjang sirkuit 1800 m akan dikerjakan sekitar paling lambat 1 bulan atau rampung minggu ketiga bulan mei.

JejakNTB : “Lokasinya berapa kilometer dari Sumbawa Besar?

Lokasi sirkuit samota sekitar 8 km dari Sumbawa Besar (Bandara Sultan Kaharudin)

JejakNTB : “Apa saja yang harus disiapkan untuk menyelenggarakan MXGP termasuk bandara, akomodasi dan prasarana lainnya?

Dae Iwan : Selain menyiapkan sirkuit dan fasilitas penunjangnya, adalah menyiapkan transportasi, akomodasi, logistik, penanganan kesehatan. Termasuk kita juga harus menyiapkan UMKM supaya event ini memberikan manfaat yg maksimal untuk menggerakkan ekonomi di daerah. Setidaknya ada 300 UMKM sedang disiapkan.

JejakNTB : “Berapa banyak pesertanya dan total anggota tim pesertanya? Berapa banyak peserta MXGP dari 20 negara?

Dae Iwan : Peserta ini akan datang dari 20 negara, ada 20 tim MX dan 20 mx2, masing2 40 orang dengan total pembalap 80 orang. Ada kemungkinan tambahan peserta wild card dari lokal. Total jumlah pembalap dan crewnya diperkirakan 400-500 orang.

Jejak NTB :”Apa saja Jenis lombanya?

Dae Iwan : Ada 2 jenis lomba, yaitu kelas MX dan kelas MX2.
MX sekitar 450 CC, dan MX2 250 CC.

JejakNTB :”Samota Luasnya berapa hektar? Disainnya bagaimana?

Dae Iwan : Untuk sirkuitnya sekitar 15 hektar, sisanya 35 ha untuk fasilitas penunjang

 

JejakNTB :”Seperti apa bentuk sirkuitnya?

Dae Iwan : Menunggu kiriman dari infront

 

JejakNTB :”Bagaimana Daya tampung penonton?

Dae Iwan : Adapun daya tampungnya berkisar 50.000-100.000 penonton. Dengan model amphiteather penonton dibagi dengan beberapa kelas, Festival, Tribun, dan VIP

JejakNTB : “Kesiapan bandara Sultan M Kaharudin didarati pesawat badan lebar?

Dae Iwan : Untuk meningkatkan kapasitas bandara Sultan M Kaharudin, Kementrian Perhubungan akan menyiapkan anggaran sekitar 24 Miliar untuk penambahan ketebalan runway (overlay 5 cm) saat ini sedang dalam proses dan insya Allah dalam waktu dekat segera dibangun. Dengan adanya penambahan ketebalan tersebut, diharapkan bandara bisa didarati pesawat berbadan lebar dengan sedikit pembatasan beban maksimum,

 

JejakNTB :”Selama 3 hari 24 – 26 Juni itu kegiatan lombanya apa saja?

Dae Iwan :

Tanggal 24: Scruut (Check motor) dan jika masalah wild card oleh FIM kemungkinan besar akan dilaksanakan Quality Time Trial (QTT) wild card.
Tanggal 25: Full QTT untuk MX dan MX2 untuk penentuan posisi start
Tanggal 26: Full Race MX dan MX2

 

Hingga berita ini ditulis, redaksi masih menunggu konfirmasi nomor kontak stakeholders lainnya yang merupakan event organizer (EO) perhelatan dunia MotorCross Grand Prix Samota untuk keberimbangan berita dan sebagai bentuk moral force ketiganya dalam melayani publik guna meng entertain entitas dalam trend sport tourism yang tengah menggeliatkan pariwisata maupun ekonomi kita saat ini. (Nkm)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top