Sikapi Penurunan TKDD, Bupati Bambang Ajak Aparatur Bekerja Keras dan Mandiri

DOMPU, JEJAKNTB||Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE memimpin apel pagi lingkup Cluster Beringin yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah yang antara lain Sekertariat Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Kesbangpoldagri dan Dinas Kominfo, Senin (17/11) di Lapangan Beringin Dompu.

Dalam amanatnya Bupati Dompu, Bambang Firdaus menyoroti dampak penurunan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari Pemerintah Pusat di Tahun 2026 terhadap stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Bupati yang akrab disapa Papi Bambang ini, pengurangan TKDD di tahun 2026 bukanlah hal yang harus dipersoalkan secara berlarut-larut. “Pengurangan TKDD menjadi sinyal bagi semua aparatur di daerah untuk bekerja lebih keras lagi dari biasanya”, katanya.

Pengurangan TKDD tahun 2026 harus dimaknai secara positif sebagai wahana bagi aparatur pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi dengan menggali berbagai potensi di daerah untuk didayagunakan secara maksimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat ujar Bupati Bambang Firdaus menambahkan.

Lanjutnya menghadapai keterbatasan anggaran di tahun 2026 semua aparatur pemerintah dari jenjang paling atas hingga paling bawah harus menunjukan keberfungsiannya dengan bekerja lebih maksimal lagi sebagaimana tugas pokok dan fungsinya.

Kebijakan pengurangan anggaran menjadi sinyal bagi setiap aparatur pemerintah daerah untuk bekerja dan berpikir tidak seperti biasanya dengan menghasilkan berbagai inovasi baru yang berdampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Menghadapi terbatasnya anggaran sebagai dampak berkurangnya TKDD di tahun 2026 semua unsur seperti Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Sekdis, Kabid, Camat, Lurah, Kades, Pejabat Struktural lainnya, Pejabat Fungsional dan seluruh staf harus berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menyesuaikan diri untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi”, tegas Bupati.

Dalam kesempatan yang berlangsung Bupati juga menyampaikan dalam menghadapi pergantian tahun hal-hal baik yang sudah berlangsung agar dapat lebih ditingkatkan lagi di tahun berikutnya dan hal-hal yang menjadi kekurangan atau kelemahan agar tidak di praktekan lagi dan segera ditinggalkan.

“Memasuki pergantian tahun agar bisa lebih produktif dan bersemangat lagi dengan membawa serta berbagai hal yang baik dan menanggalkan semua hal yang tidak baik yang menjadi kelemahan atau kekurangan di tahun sebelumnya”, ajaknya.

Berikutnya Bupati Bambang Firdaus menyebutkan dalam mewujudkan kemajuan bagi daerah adalah tugas besar yang menjadi tanggungjawab bersama semua aparatur pemerintah daerah yaitu berupa Visi Dompu Maju yang didalamnya ada misi yang harus dilaksanakan dan sudah tertera di RPJMD Kabupaten Dompu tahun 2025 -2029.

“Apa yang menjadi Visi dan Misi yang telah tercantum di RPJMD Kabupaten Dompu Tahun 2025-2029 menjadi tugas bersama dari seluruh aparatur pemerintah daerah untuk mewujudkannya”, tutupnya.

Apel yang dilaksanakan berjalan aman, tertib, dan lancar diikuti Sekertaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD, Para Kabag, Kabid dan staf lingkup Cluster Beringin.

Penurunan TKD harus dipahami sebagai kebijakan Presiden Prabowo untuk menguji sejauh mana daerah mampu mengambil inisiatif proaktif dalam menata anggarannya. Tapi penurunan itu juga sudah diperhitungkan untuk tetap memenuhi beban-beban pelayanan minimal. (***)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top