SUMBAWA JEJAKNTB|Kembali SD Negeri 14 di Momentum ‘Heritage Fun Walk and Bike’ atau barisan jalan jalan dengan menggunakan sepeda yang dihelat Minggu (4/8) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dalam rangka HAN KE-40 di Sumbawa Besar. Acara tersebut menjadi rutinitas Dinas setiap tahun yang dikolaborasikan dengan berbagai pihak sebagai bentuk sinergitas dalam mewujudkan Sumbawa Riang Gembira menyambut Dirgahayu Indonesia.

‘Heritage Fun Walk and Bike’ atau barisan jalan jalan dengan menggunakan sepeda merupakan kegiatan bersifat olahraga untuk mengolah rasa, karsa dan raga setiap insan. Ini diikuti oleh berbagai pihak seperti Sekertaris Daerah ( Sekda ), Kepala UPT Museum Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Dikbud, Stakeholders , pegiat dan aktifis serta para tamu undangan lainnya.
Pantauan media, ‘Heritage Fun Walk and Bike’ selain berolahraga seperti bersepeda dan lainnya juga diwarnai penampilan atraksi kesenian diantaranya Sakeco Rame yang dipersembahkan SDN 14 Sumbawa, Tari Nguri SMPN 2 Sumbawa, dan Bakelong SDN 4 Sumbawa. Namun yang menarik dan penuh atraktif adalah suguhan atraktif Sakeco Rame yang diperankan SDN 14 Sumbawa sungguh memukau para penonton.
Kepala SDN 14 Sumbawa, Asmininingsih pada JejakNTB, Minggu (4/8) mengatakan,
“Alhamdulillah SDN 14 ikut ambil bagian di acara barisan jalan jalan dengan menggunakan sepeda yang mana pelepasannya dimulai dari museum Kabupaten Sumbawa, yang dilepas pak Sekda dan SDN 14 Sumbawa tadinya menampilkan atraksi kesenian Sakeco Rame dengan tema SDN 14 Generasi Emas mencintai budaya SAMAWA,”

Napak tilasnya acara ‘Heritage Fun Walk and Bike’ Setelah pelepasan oleh Sekda Kabupaten Sumbawa, dilanjutkan kunjungannya ke Istana Bala Kuning lalu diteruskan ke Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III, lalu ke Museum Bala Datu Ranga. Dan terakhir diterima di Istana Dalam Loka. Di momen penerimaan inilah SDN 14 Sumbawa tampil memukau dengan Sakeco Rame
Setelah pentas Sakeco Rame menghibur pemirsa lalu diadakan tanya jawab oleh Kabid Kebudayaan Fitriyanti ST MT , beliau bertanya atas siswa dua putra dan putri . Dia menanyakan dulu pada kedua putri SDN 14,” Apa nama baju daerah Sumbawa?,” hingga nama alat alatnya nya tanyaknya. Seluruh pertanyaan berhasil dijawab peserta didik dan peserta didik mendapatkan hadiah Bu Kabid.

Ini memotivasi siswa kami untuk terus belajar Kearifan dan Budaya Sumbawa karena yang sangat bermanfaat dari kegiatan ini yaitu mengajak masyarakat untuk lebih mengenal , mencintai cagar budaya yang ada di Sumbawa kemudian kegiatan ini juga termasuk dalam jaringan Kota Pusaka
Acaranya itu begitu menarik dan sungguh luar biasa apalagi acaranya dipandu oleh MC kreeen Kabupaten Sumbawa Subhan Asharullah sehingga hidup suasananya

Pantauan media, Ibu Kabid sangat tertarik dengan atraksi Sakeco Rame dan menitipkan pesan kepada Bu Kepsek agar peserta didiknya terus dilatih dan diasah kemampuan bakat dan minatnya. Salah seorang peserta didik bernama Gibran dari cara penampilannya, mimiknya, gerak kepalanya dia mendapat hadiah dari Bu Kabid selain yang diberikan pertanyaan itu.
Gibran ini cara dia membawa Sakeco ini dengan mimiq bagus, kemudian dengan gerakan tubuh yang kebetulan membawa dua alat musiknya yakni yang pertama adalah serunai kemudian selanjutnya rebana begitu memikat hati para penontonnya.

Bu Kabid sangat tertarik dengan tampilan anak didik kami Si Gibran yang mampu memainkan serunai dan rebana bersahutan menjadi satu sehingga Bu Kabid terkesima dengan cara tersebut
Bu kepsek saya titip Si Gibran ini dilatih dan dibina dengan baik mengingat anak ini punya bakat minat dan potensi yang sangat luar biasa serta aset budaya kita dalam hal budaya.

Sakeco lazimnya dimainkan oleh dua orang namun tidak dengan peserta didiknya Asminingsih, tim Sakeco Rame SDN 14 Sumbawa begitu unik bisa mengorkestrasi atraksi Sakeco Rame dengan jumlah 20 orang.
” Uniknya anak anak binaan kita bisa mengorkestrasi dalam jumlah besar dalam memainkan Sakeco ini,”pungkasnya .[ISS]




















