Kemendikbudristek RI Undang Guru Se Indonesia Bahas Konsep Merdeka Belajar

Gambar sebuah Ilustrasi

JejakNTB.com | Sekertaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Suharti melalui whatsapp jumat subuh, [11/2] pada redaksi mengaku akan menggelar kegiatan peluncuran Merdeka Belajar 15 dengan mengundang Bapak/Ibu Guru seluruh Indonesia.

” Iya hari ini Jumat 11 Februari 2022  kita buka tautan pendaftaran silakan Bapak / Ibu daftarkan dirinya di laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan domain atau permalink https://s.id/merdekabelajar15, ungkapnya pada Media saat dikonfirmasi melalui Whatsappnya tadi pagi.

Dan untuk informasi lebih lanjut, Bapak/Ibu dapat menghubungi narahubung kami Sdr. Aline melalui pesan Whatsapp di nomor 085210494626, tambahnya.

Program tersebut bermaksud mensosialisasikan Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Belajar dan Mengajar dengan mengundang Bapak / Ibu Guru Se Indonesia secara daring

Selain kurikulum juga diarahkan untuk membantu perubahan sistemik yakni guru membutuhkan medium yang mudah diakses sebagai alat untuk membantu mereka meningkatkan dan mengembangkan potensi, urainya.

Ketua Umum DPP FGII Dra Tety Sulastry Lokollo yang dihubungi Media JejakNTB.com mengajak semua pihak terutama Bapak/Ibu Guru Se-Indonesia untuk berperan serta dengan segera melakukan pendaftaran selain kegiatannya juga gratis juga sangat bermanfaat.

” Ini menjawab kebutuhan guru, platform merdeka mengajar hadir sebagai sarana edukasi yang dapat membantu guru menjalankan perannya dalam mengajar, belajar dan berkarier untuk mewujudkan merdeka belajar, pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran keadaaan ini kemudian semakin parah akibat merebaknya pandemi  Covid-19. Beragam studi tersebut juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antar wilayah dan kelompok sosial di Indonesia.

Untuk mengatasi krisis dan berbagai tantangan tersebut diperlukan perubahan yang sistemik. Kualitas guru dan Kepala Sekolah/Madrasah menjadi faktor kunci dalam transformasi pembelajaran.

Disamping itu ada perangkat lain yang tidak kalah penting yakni kurikulum. Acara ini menurut rencana akan diikuti sejumlah Organisasi Profesi mulai dari Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah hingga Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Hingga berita ditulis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi [Kemendikbudristek] akan mengembangkan kurikulum prototipe yang selanjutnya akan disebut kurikulum merdeka sebagai bagian penting upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama dialami, perubahan kurikulum secara nasional baru akan terjadi pada 2024, ketika sudah melalui iterasi perbaikan selama tiga tahun di beragam sekolah/madrasah dan daerah. Pada saat itu, akan ada cukup banyak sekolah/madrasah di tiap daerah yang sudah mempelajari kurikulum prototipe [Kurikulum Merdeka] dan nantinya bisa menjadi mitra belajar bagi sekolah/madrasah lain.

Kurikulum Merdeka

Rencananya Nadiem Makarim akan meluncurkan Kurikulum Merdeka pada Merdeka Belajar Episode Kelima Belas, Jumat, 11 Februari 2022. Kurikulum yang Ia yakini memberikan kemerdekaan bagi guru dan murid dalam membangun suasana dan proses pembelajaran berkhidmah kepada murid. Pikiran-pikiran Nadiem tentang Kurikulum Merdeka penting untuk diuraikan dengan lugas dan tegas agar publik tetap kritis dan dinamis merespon kurikulum tersebut. Juga, guru, pengawas, dan kepala sekolah merdeka memberikan respon yang elegan dan konstruktif agar kebiasaan lama _Kurikulum Baru ditetapkan kari kulem kemudian_ tidak terulang lagi. Kupas tuntas Kurikulum Merdeka bersama Kang Deni dan Zulfikri Anas, Plt. Kapuskurjar Kemdikbudristek secara langsung Jumat 11 Februari 2022, mulai pukul 17.01 WIB melalui https://m.youtube.com/c/denihadiana

 

[Redaksi]

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top