DOMPU, JEJAKNTB ||Di balik derap pembangunan infrastruktur dan geliat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dompu, ada sosok yang nyaris tak pernah diam di balik meja kerjanya. Beliau adalah Nukman, S.H., M.Ap., yang saat ini mengemban amanah sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Bagi pria berusia 53 tahun ini, dedikasi terhadap masyarakat tidak mengenal batasan jam kerja.Nukman adalah potret nyata seorang abdi negara yang mengabdikan hidupnya demi kemajuan daerah. Sejak dilantik setahun lalu, ia langsung dihadapkan pada tantangan besar: memulihkan roda perekonomian daerah sekaligus mengembalikan marwah perseroda strategis daerah yang sempat pasif dan jalan di tempat.
“Bagi saya, jabatan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah dan tanggung jawab besar. Setiap kebijakan yang kami rumuskan di ruangan ini berdampak langsung pada isi piring masyarakat di luar sana,” ujar Nukman saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Rabu (16/9)
Bagi lingkungan ASN maupun masyarakat luas, Nukman dikenal sebagai figur pemimpin lapangan yang memiliki dedikasi tinggi.Ketika fajar belum sepenuhnya menyingsing, ia sering kali sudah terlihat memantau stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional. Malamnya, tidak jarang ia masih memimpin koordinasi lintas sektor guna memastikan strategis daerah berjalan tepat waktu.
“Tugas di bidang perekonomian dan pembangunan ini bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Kalau kami lambat mengeksekusi kebijakan, dampaknya langsung dirasakan oleh daya beli masyarakat dan kesejahteraan warga,” Ujarnya saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Dompu.
Kolega dan bawahannya mengenal Nukman sebagai sosok yang visioner sekaligus pragmatis. Ia dikenal kerap melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lapangan, mulai dari proyek pembangunan jembatan di pelosok desa hingga memantau stabilitas harga pangan di pasar-pasar tradisional.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.Komitmennya yang tak kenal lelah membuahkan hasil nyata. Di bawah komandonya, realisasi investasi daerah meningkat sebesar 15 persen pada tahun ini, dan birokrasi perizinan usaha bagi pelaku ekonomi kecil berhasil dipangkas menjadi lebih cepat dan transparan.
Meski kerap mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga, Nukman mengaku tidak pernah menyesal. Baginya, melihat senyum para petani yang kini mudah mendistribusikan hasil panen berkat jalanan yang mulus, atau melihat pelaku UMKM yang naik kelas, adalah bayaran yang jauh lebih dari cukup atas segala peluh yang ia korbankan.
Melalui integritas dan kerja kerasnya, Nukman membuktikan bahwa esensi tertinggi dari seorang pelayan publik adalah dedikasi yang tulus dan pengabdian yang tiada henti bagi kesejahteraan bangsa dan daerah.(JN)




















