Terlihat 3 Unit Toyota Innova milik KPK yang tengah menggeledah usaha keluarga Walkot Bima H Muhammad Luthfi
JejakNTB.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) benar benar marathon di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat dalam membongkar dan mengungkap dugaan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme terduga walikota bima H Muhammad Luthfi. Hingga hari ketiga Komisi Anti Rasuah (KPK) masih melakukan penggeledahan di Kota Bima guna melengkapi rangkaian mengumpulkan bukti terkait dugaan pengadaan barang dan jasa serta gratifikasi yang turut menyeret Walikota Bima.
Pantauan di lokasi, Kamis (31/8) tim KPK turut menggeledah usaha gudang air milik mertua Wali Kota Bima, Muhammad Lutfi yang berada di Lingkungan Kedo Kelurahan
Ule Asakota Kota Bima.
Komisi Anti Rasuah itu tiba di lokasi sekira pukul 08.30 WIT Tampak tim Penyidik KPK datang menggunakan 3 unit Innova black metallic. Di dalam mobil juga terlihat juga beberapa anggota Brimob bersenjata lengkap dan sangat fokus mengawal.
Setelah kendaraan memutar di perumahan SDN Kedo, ketiga mobil yang ditumpangi penyidik KPK masuk di dalam area gudang tersebut.
Para penyidik turun bersama dengan personil aparat Brimob bersenjata lengkap kemudian mendatangi gerbang masuk untukmelakukan penjagaan.
Untuk diketahui, penggeledahan ini
menindaklanjuti kasus yang
menjerat sejumlah pejabat Kota Bima, terkait dugaan kasus pengadaan barang dan jasa dan gratifikasi, termasuk Wali Kota Bima
Informasi yang diendus jejak, Kasus tersebut terkuak setelah adanya berbagai laporan rakyat Kota Bima dan terakhir didapatkan informasi ada pelapor misterius yang dikirim melalui email KPK RI sekitar tahun 2019 dan 2020 serta tidak menyebutkan identitasnya dengan mengirim data autentik terkait dugaan teraebut dan oleh KPK dijadikan data urgent mengingat laporan tersebut sangat akurat.(***)




















