Gebrakan ‘Hijau Lestari’ Sukses Besar, telah menanam Ratusan Ribu Pohon termasuk jadikan Gerakan Menanam bagi Masyarakat

SUMBAWA BESAR JEJAKNTB| Program Sumbawa Hijau Lestari bukan kaleng – kaleng, gebrakan berani ini telah menyasar berbagai titik hingga perbatasan Kabupaten Sumbawa yakni Dompu, ini menandakan keseriusan pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memulihkan kondisi hutan dan menjaga kelestarian lingkungan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,, sukses melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-8 di Dusun limung desa pungkit Kecamatan Moyo Utara, pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dari Forkopimda, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD , Ketua GOW, Camat Moyo Utara, Para Karyawan /Karyawati Dilingkup Pemerintah Daerah Kepala Desa Pungkit, Kepala Dusun serta Masyarakat, acara bertempat di Ai Limung, Selasa (28/1)
Dalam Sambutanya Bupati Sumbawa menyampaikan, pentingnya pelestarian hutan di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikan dalam acara penanaman pohon ke – VIII di Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa.
“Alhamdulillah hari ini kita melakukan penanaman di wilayah kecamatan Moyo Utara, alhamdulillah cukup ramai sekaligus kita memberikan sosialisasi awal,” ucapnya.
Bupati Sumbawa mengatakan bahwa tahun depan, wilayah Moyo Utara Olat Cabe akan dihentikan penanaman jagung dengan kemiringan cukup terjal dan diganti dengan tanaman buah-buahan atau tanaman kayuan yang memiliki nilai ekonomi,,”katanya
Bupati meminta agar masyarakat memahami pentingnya pelestarian hutan dan tidak melakukan penebangan hutan secara ilegal, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mencanangkan untuk menyetop penebangan hutan dan membentuk Satgas Perlindungan Hutan Sumbawa,
“jika kita biarkan, 5-10 tahun kedepan Sumbawa akan menjadi seperti kabupaten-kabupaten tetangga kita yang sudah tandus,”ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Sumbawa juga menekankan bahwa pelestarian hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat. “Kita harus bekerja sama untuk menjaga hutan kita agar tetap lestari,” ucapnya.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan agar masyarakat tidak lagi menanam jagung di kawasan hutan, tetapi menggantinya dengan tanaman yang lebih bermanfaat seperti sengon, kemiri, dan buah-buahan lainnya. “Kita akan siapkan bibit-bibit yang memiliki nilai ekonomis tinggi sehingga masyarakat tidak melakukan penghijauan untuk tanaman yang tidak bisa dipanen,” ungkapnya.
Pada akhir sambutannya, Bupati Sumbawa berjanji akan memberikan hadiah sapi kepada masyarakat yang berhasil menanam satu hektar sengon. “Kalau berhasil satu hektar dan tumbuh bagus di tahun kedua, kita kasih hadiah sapi. Cuman catatan ya, bukan hadiah untuk menanam satu hektar, kalau sudah dapat sapi, tidak dipelihara lagi kan sama dengan bohong,”tutupnya
BUPATI:PENANAMAN POHON UNTUK MENJAGA KELESTARIAN HUTAN DAN MENJAGA MATA AIR
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,, Melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-9 di Desa SP-2 Prode, Kecamatan Plampang, pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dari Forkopimda, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Camat Plampang Para Karyawan /Karyawati Dilingkup Pemerintah Daerah Kepala Desa SP-2 Prode, Kepala Dusun serta Masyarakat, acara bertempat di Desa SP-2 Prode, Kamis (29/1)
Dalam Sambutanya Bupati menyampaikan, Hari ini kita melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-9 di Desa SP-2 Prode, Kecamatan Plampang, penanaman pohon Sengon Laut dan Buah -buahan merupakan bagian dari program penghijauan lingkungan
“Hari ini kita menanam Sengon Laut lebih kurang 17.000, di tambah ada beberapa pohon Nangka dan Alpukat. Antusias masyarakat luar biasa hari ini,” ujar Bupati
Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan hasil kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah. “Sebenarnya tahun ini bibit cukup terbatas, antusias masyarakat cukup banyak tapi karena kita persiapannya telat dan sekarang sudah di pertengahan musim hujan. Insyallah kita rencanakan di kecamatan Plampang di sekitran desa SP 1, Sp 2, Sp 3 termasuk di kawasan Ale,”jelasnya.
Bupati Sumbawa juga mengatakan, bahwa tahun depan, pemerintah akan menanam pohon jambu mente dan tanaman kemiri. “Tahun depan kita pastikan untuk penanaman kayu mereka meminta tadi untuk penanaman pohon jambu mente dan tanaman kemiri. Insyallah itu akan disiapkan tahun depan termasuk juga kita akan menanam tumpang sari dan porang,” katanya.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, Kenapa Sumbawa mulai tahun ini kita tertibkan hutan dan menanam pohon? Saya punya mimpi, mimpi saya ingin Sumbawa ini masyarakatnya sejahtera, penghasilannya tinggi, tetapi alamnya lestari,” ucap Bupati.
Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan melestarikan lingkungan. “Kita akan siapkan bibit sebanyak-banyaknya tahun depan dan insyaallah kita akan hijaukan Sumbawa sehingga mata air akan tetap ada, BPBD tidak akan datang, dan kita tidak akan mengalami kekeringan,” jelas Bupati.
Bupati Sumbawa meminta agar masyarakat tidak lagi melakukan penebangan hutan secara ilegal dan meminta agar semua pihak untuk bekerja sama dalam pelestarian hutan. “Tolong jangan hanya KPH saja, hanya polisi saja, hanya tentara saja yang mengawasi, masyarakat sekarang mengawasi siapa yang ada bunyi senso di tengah hutan ini,” ujar Bupati
Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan melestarikan lingkungan. “Kita akan siapkan bibit sebanyak-banyaknya tahun depan dan insyaallah kita akan hijaukan Sumbawa sehingga mata air akan tetap ada, BPBD tidak akan datang, dan kita tidak akan mengalami kekeringan,”jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati berjanji akan memberikan hadiah sapi kepada masyarakat yang berhasil menanam pohon dan meminta masyarakat terus menjaga dan melestarikan hutan,”tutup Bupati.
SAFARI MENANAM POHON KE-10 AMBIL LOCUS DI DESA MATA TARANO
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,, Melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-10 di Desa Mata, Kecamatan Tarano, pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dari Forkopimda, Sekda, Ketua PKK, Ketua Dharma wanita, Kepala OPD, Camat Tarano, Para Karyawan /Karyawati Dilingkup Pemerintah Daerah, Kepala Desa Mata Kepala Dusun serta Masyarakat, acara bertempat di Desa Mata, Sabtu (31/1)
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa menyampaikan, hari ini adalah safari ke-10 penanaman pohon di Desa Mata
Kecamatan Tarano,, bibit Pohon yang akan ditanam oleh Masyarakst disini adalah Nangka, Alpukat sebagian Kemiri,”ujarnya
Hari ini adalah awal dari gerakan “Hijau Lestari” yang kami lakukan di Kecamatan Tarano. Alhamdulillah, banyak masyarakat yang hadir dan kami memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ke depan hutan yang masih tersisa, kami akan tertibkan bersama dengan seluruh tim satgas bersama KPH untuk melindungi hutan yang masih tersisa dan tidak boleh ada lagi tambahan,”ucap Bupati
Bupati juga menyampaikan, Kita semua tahu bahwa hutan adalah sumber kehidupan kita, oleh karena itu, saya ingin mengajak masyarakat, untuk bersama-sama menyelamatkan, menjaga serta melestarikan hutan dan melindungi mata air yang ada di wilayah desa kita,
kami telah membentuk satgas pemgamanan yang melibatkam TNI, Polri, Kejaksaan, dan Dinas-Dinas terkait untuk menjaga hutan kita, kita tidak akan membiarkan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pengerusakan terhadap hutan kita, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penanaman jagung di hutan terlarang atau di daerah yang terlindungi. Mari kita bersama-sama menjaga jalan dan lingkungan sekitar,”tambahnya
Lebih lanjut Bupati mengatakan, Lahan-lahan hutan lindung yang sudah terlanjur dibersihkan untuk tanam jagung, hanya boleh kami toleransi sampai tahun ini. Untuk tahun depan, akan kita rubah untuk tanaman pohon-pohon, tanaman buah-buahan dan masyarakat boleh menikmati buahnya, masyarakat harus menjaga hutan dan tidak membiarkan orang lain merusaknya. “Jangan biarkan ada orang yang memotong pohon di hutan, karena itu akan menghancurkan masa depan anak cucu kita,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan, akan menyediakan bibit pohon bernilai ekonomis seperti Sengon Laut, Alpukat, dan Kemiri untuk ditanam di lahan-lahan kosong. Karena tanaman pohon-pohon ini, akan menjadi tabungan masa depan kita, mari kita jaga hutan kita, mari kita jaga lingkungan kita,”pungkasnya.
Redaksi| JEJAKNTB




















