JejakNTB.com, MATARAM |Keseriusan Pemerintah Kota Mataram dalam melestarikan kultur sosial budaya kini tak diragukan adanya, moment tersebut erat kaitannya dengan pekan budaya dan boleh juga dikatakan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan kita yang sebentar lagi akan kita rayakan bersama setiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya, bertempat di Pinggiran Kali Jangkuk Ampenan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, Putera Mantan Walikota berkhidmat bersama Rakyatnya membaur menjadi satu dalam simpul kebersamaan.

Pantauan Media, Festival tersebut sangat positif dilaksanakan dan digelar sebab secara historis Kali Jangkuk dan beberapa obyek lainnya yang terdapat di Kota Mataram tidak terlepas dari asal usul yang memiliki kisah dan sejarah yang perlu diingatkan kembali kepada anak cucu dan generasi saat ini, bahkan sikap menghargai budaya merupakan sikap cerdas dalam memahami komunitas sejak dulu hingga kekinian.

Turut mendampingi beliau dalam ajang festival, Ketua Umum PKK Kota Mataram, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, Kepala Dinas Pariwisata, dan sejumlah Camat terlihat turut meramaikan acara rakyat tersebut seperti Ampenan, Sekarbela maupun lainnya beserta Lurah Se-Kecamatan Ampenan membuka Acara Festival Kali Jangkuk Ampenan, Sabtu(23/07/2022) dan mensupport kemeriahannya demi suksesnya misi Harum dalam mengarusutamakan kemaslahatan bersama.
Dalam acara tersebut, Wali Kota Mataram menyampaikan apresiasi kepada Camat dan Lurah yang telah memberikan ruang ekspresi dan interkasi sosial kepada msyarakat yang menjadi tempat membangun komunikasi serta menjalin silaturahmi antar masyarakat yang lainnya sehingga roda ekonomi ikut
bergerak.

“Kegiatan seperti ini baru pertama di Kota Mataram, mudah-mudahan kegiatan yang baik dan bermanfaat
ini bisa di laksanakan ditempat lain di sepanjang sungai yang yang membelah Kota Mataram”,
sambungnya.
Diakhir sambutannya, Wali Kota Mataram berpesan kepada Camat dan Lurah agar konsisten melaksanakan kegiatan ini karena masyarakat sepenuhnya mendukung festival kali jangkuk ini.
Festival Kali Jangkuk ini berkonsep “Car Free Night” dan masyarakat bisa menikmati hiburan seperti Live
Music dan festival kuliner di sepanjang sungai.
Dengan digelar acara semacam ini kesadaran warga makin bertambah akan menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan terutama sungai bahkan nantinya sungai dapat dijadikan wahana baru untuk wisata. Titik urgentnya adalah tidak membuang sampah sembarangan dan akan semakin mencintai lingkungannya yang sehat. Benar – benar festival tersebut menghipnotis warga Kota Mataram. (LW/MF/TK-DISKOMINFO/Eko/RED)




















