JEJAKNTB.COM||Ada Fakta Baru Rekonstruksi yang disampaikan seorang penasehat hukum korban Brigadir Esco Fasca Rely disampaikan Dr Lalu Anton Heriawan, SH., MH di TKP Nyiur Lembang Desa Jembatan Gantung, Sekotong Lembar – Lombok Barat. Anggota Intel Polsek Sekotong Lombok Barat , Nusa Tenggara Barat (NTB) itu tewas dihantam benda tumpul oleh Bripka Riska Sintiani.”Fakta baru Riska Sintiani pukul kepala Esco bagian belakang dengan menggunakan benda tumpul.
Dilansir dari detik.com, fakta itu terungkap dalam rekonstruksi kasus Pembunuhan Esco, Senin (29/9) di Desa Nyiur Lembang Desa Jembatan Gantung, Sekotong Lombok Barat dan hasil olah TKP sebelumnya yang saling menguatkan.
Kuasa hukum Almarhum Brigadir Esco, Dr Lalu Anton Heriawan SH MH menyebut bahwa tersangka Bripka Riska Sintiani membunuh suaminya dengan cara memukul kepala bagian belakang menggunakan benda tumpul. Fakta itu disampaikan Anton seusai menyaksikan rekonstruksi tertutup versi penyidik yang berlangsung di dalam rumah tersangka. Selain luka akibat benda tumpul Anton mengemukakan terdapat luka sayatan pada dahi korban.
“Iya, pada wajah bagian dahi, pipi serta telapak tangan jasad almarhum Brigadir Esco Fasca Rely
Menurutnya, temuan luka sayatan di tangan mengindikasikan adanya upaya perlawanan dari korban,” Luka sayatan di bagian tangan itu naluri korban membela diri tidak ada orang yang mau mati konyol maka kami meyakini ada pelaku lain yang akan terlibat ,” kata Anton saat ditemui di sela-sela rekonstruksi,
Rekonstruksi itu memperagakan sekitar 50 adegan pembunuhan almarhum Brigadir Anumerta Esco Fasca Rely , pemeran pengganti diturunkan untuk memerankan tersangka Bripka Riska Sintiani
Penyidik menghadirkan sejumlah saksi ahli diantaranya dokter forensik dan tim identifikasi kepolisian guna menjelaskan terjadinya sebuah proses tindak pidana yang merenggut nyawa perwira polisi tersebut meski demikian Anton menilai rekonstruksi tertutup versi penyidik belum sepenuhnya mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa .
Ia menekankan bahwa masih ada tersangka lainnya atau masih ada pihak lain yang layak ditetapkan sebagai tersangka baru paska reka adegan ulang. Bukti luka pada kedua tangan Brigadir Esco memperlihatkan adanya keterlibatan orang lain selain pelaku utama.
” Kami meminta penyidik untuk mendalami fakta tersebut, kasus kematian brigadir esko terus menjadi sorotan publik, warga sekitar terus memadati lokasi konstruksi meski dijaga ketat aparat kepolisian
Mereka penasaran dengan jalannya rekonstruksi yang digelar secara tertutup di kediamannya tersangka Bripka Riska Sintiani.(Red/Syl)




















