Diduga Main Mata dengan Oknum Pasangan Calon, Anggota Komisioner Disorot, Begini Tanggapan Syamsi 

Ilustrasi Main Mata

JEJAKNTB.COM |Pilkada serentak tinggal menghitung hari atau sekitar tiga hari jika dihitung, Senin (25/11) mendekati hari pencoblosan berembus kabar diduga oknum anggota Komisioner KPUD yang dianggap wasit ketengarai bermain mata dengan salah satu pasangan calon di suksesi Pilkada Sumbawa. Inilah dikhawatirkan semua pihak wasit yang sejatinya menjaga permainan atau kontestasi namun dibalik layar dia main sendiri.

Informasi yang diserap media, diduga anggota komisioner penyelenggara Pilkada Sumbawa itu dilansir berinisial ‘HK’ dan ‘HO’ menjabat sebagai Anggota Divisi Sosdiklih Parmas dan Sumber Daya Manusia maupun Anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi

Pilkada serentak akan dilaksanakan serentak 27 Novembe merupakan sebuah wadah membersamai maslahat mencari pemimpin dengan suksesi kepemimpinan yang dipercayakan ke wasit bernama komisi pemilihan umum daerah sebagai juri-nya dalam ajang tersebut.

Informasi ini didapatkan tim media dari salah seorang tim pasangan calon lain yang merasa tidak nyaman dengan aksi oknum yang diduga anggota KPUD Sumbawa itu.

” Itu orangnya pak Haji Bang, tolong jaga nama baik saya, anggaplah bukan saya yang mengasih tau,” pesan salah satu tim yang minta agar identitasnya dirahasiakan .

Masih dia, menurutnya oknum yang diduga anggota KPUD Sumbawa besar tersebut adalah anggota dari Divisi yang cukup memegang peran penting dalam menjamin jalannya kontestasi.

Ketika dikejar, adakah bukti berupa foto maupun video saat mereka berada di rumah oknum haji

” Gak ada, yang jelas yang kulit hitam itu dari masih menjadi Wabup Haji Mo tetap jalan sama beliau karena kader atau tim pemudanya semenjak saya piket di pendopo dulu. Dan yang satunya dia adalah anak buah Professor Syaifuddin Iskandar Rektor Unsa termasuk UDE itu tim intinya Haji Mo semenjak jadi wakil hingga sampai Bupati saat ini,” ungkapnya tanpa mau menyebutkan namanya pada JejakNTB.

Menanggapi hal tersebut salah satu anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPUD Sumbawa, berinisial ‘HO’ dengan santai merespon.

“Kalau saya jawab Normatif saja Terkait Hal itu Mas. Tidak ada keterpihakan kami dalam proses penyelenggara pelkada ini Mas  kepada salah satu paslon.” ucap ‘HO’

Dirinya bersikeras bahwa anggota komisioner bersikap sama terhadap semua.

“Kabupaten Sumbawa punya empat Pasangan Calon,,,dan semua kami Layani Sama dalam Proses ini, Saya Didevisi Perencanaan Data Dan Informasi. Semua LO Pasangan calon Kami Layani terkait informasi Data Pemilih, kami bagikan Ke semua tidak ada pandang bulu.,” bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa isu terkait tidak benar sama sekali, menurut hal tersebut fitnah yang sengaja dimaenkan jelang hari H

“Itu cuman asumsi saja Mas. Boleh Dikroscek oleh Mas atau siapapun, jangankan diksi Sering Ke tempat Paslon,,,Selama saya dilantik, jenguk rumah Ortu saja 4x itupun Lebaran, dan ketika lewat monitoring ke bagian Timur. Saking padatnya Agenda dan selalu berurusan Kegiatan Kabupaten, provinsi dan RI.,” ungkapnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumbawa, Syamsi Hidayat yang dikonfirmasi, Senin (25/11) meminta semua pihak untuk menghargai institusinya.” Semua orang tahu itu bang, tetapi Hargai lah kami yang tengah bekerja, dan mohon dikawal saja kita terima masukan nya agar kami terus berhati hati, hingga tuntas, kita perlakukan semuanya sama tidak ada beda,”pungkasnya.

Sementara Rektor Unsa Prof. Syaifuddin Iskandar yang dihubungi lewat telepon genggam tidak merespon, pesawat berdering tapi tidak diangkat bahkan sms chat terbaca dengan centang biru dua namun tak dibalas.
(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top