JEJAKNTB.COM||Buntut kasus Robbi Darwis yang telah membakar Kantor Inspektorat hingga rata dengan tanah dan dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD), Bupati Bima, Ady Mahyudi, menegaskan dalam waktu dekat berencana melakukan audit resiko (Audit – Risk) terhadap seluruh Kepala Desa Se-kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
“Iya, benar sekali dengan adanya kejadian tersebut kita menjadi lebih hati-hati kedepannya sebab ini menyangkut nama baik daerah kita,” ucap Ketua PAN Kabupaten Bima ini di Kore Kecamatan Sanggar, saat ditemui wartawan JejakNtb., Jum’at (26/9).
Audit menyeluruh sebagai langkah yang sangat signifikan, dan tepat dalam rangka menyelamatkan kebocoran anggaran daerah dan negara.
Pria yang karib disapa disapa Aba Ady ini tidak akan diam dan terlena melihat kejadian beberapa saat lalu,” Harus ada efek jera dan tidak boleh dibiarkan, inshaallah saya akan menggerakkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun ke seratus sembilan puluh satu desa, dan 18 kecamatan” tegasnya.
Audit adalah pemeriksaan kritis dan sistematis yang dilakukan oleh pihak independen terhadap laporan keuangan, catatan pembukuan, atau proses suatu entitas untuk memastikan keakuratan, kepatuhan, dan kewajaran penyajian informasi sesuai standar yang berlaku. Tujuan utama audit adalah untuk memberikan opini profesional mengenai apakah laporan atau data yang diperiksa mencerminkan kondisi yang sebenarnya, bebas dari salah saji material, dan sesuai dengan regulasi.
Ditanya, apa tujuan dan fungsi audit menyeluruh, Bupati membeberkan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengetahui persis dan sangat penting untuk diterapkan.
” Tujuannya memberikan opini profesional, memastikan kepatuhan, meningkatkan keandalan, dan mengungkap penyimpangan,” pungkasnya.
Untuk diketahui hal ini bermaksud untuk memberikan pendapat yang objektif mengenai kewajaran laporan keuangan atau data yang diperiksa. Memverifikasi bahwa proses atau laporan sesuai dengan standar, hukum, dan peraturan yang berlaku. Memastikan bahwa informasi yang disajikan akurat dan dapat dipercaya, sehingga berguna bagi pemangku kepentingan. Dan Mendeteksi kesalahan, ketidaksesuaian, atau bahkan indikasi kecurangan.
Redaksi




















