Batas Ajukan Data Beasiswa Mahdalena hingga 25 April, Ini Alurnya!

JEJAKNTB.COM | Program Beasiswa Mahdalena (Kapoksi Komisi VIII DPR RI) Beasiswa PIP Kemendikdasmen & Kemenag (SD, SMP, SMA) dengan target 20.000 beasiswa untuk Pulau Sumbawa mulai dari Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu dengan Tagline ” Mahdalena Hadir Terangi Masa Depan, Raih Cita – Cita dan Impian Generasi Emas Indonesia” akan segera menutup penerimaan data siswa yang diajukan masyarakat, besok, Kamis, (23/4).

Ketegasan itu disampaikan Hj. Mahdalena, SS., MM saat ditemui jejakntb.com, Rabu siang. Wanita berhijab yang suka berbagi dan pernah menduduki posisi puncak di DPRD Kabupaten Bima itu menegaskan bahwa data pengajuan calon peserta penerima beasiswa akan segera di cut-off karena itu aturan pusat bukan dari dirinya. ” Kita hanya sebatas mengajukan dan silakan bapak /Ibu masyarakat manfaatkan momentum,”ujarnya.

Wanita yang karib disapa Umi Lena ini menambahkan bahwa dirinya saat ini dipercaya dan ditunjuk pusat menjadi Kapoksi Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB oleh DPP Partai nya yang saat ini duduk di pengambil kebijakan untuk meng-handle data PIP Pulau Sumbawa termasuk anggaran.

 

Baca Juga

https://jejakntb.com/hj-mahdalena-perjuangkan-beasiswa-pip-untuk-ribuan-siswa-di-pulau-sumbawa/

 

” Untuk beasiswa PIP Kemendikdasmen batasnya esok kamis (24/4) dan yang dibawah Kemenag itu tanggal 24 April 2025,” jelasnya.

Hj. Mahdalena berharap agar masyarakat Pulau Sumbawa mulai dari Bima hingga Sumbawa Barat memanfaatkan momen pengajuan ini mengingat ini adalah peluang bagi anak-anak bangsa di NTB untuk menikmati berbagai layanan publik yang saat ini mempermudah akses dan menguatkan kapasitas anak didik daerah.

” Sayang kalau tidak dimanfaatkan, sebab masih banyak anak kita terkendala biaya dalam menggapai cita-cita dan impiannya,” cetusnya.

Dia juga meminta agar Kordes dan masyarakat yang hendak mengajukan nama siswa agar tidak memungut apapun itu dari calon penerima beasiswa, dan jika hal tersebut diketahui Umi Lena tak sungkan melaporkan,” kita akan laporkan bahkan segera akan kita eksekusi jika ada yang berusaha merusak proses ini,” ancamnya.

Sejumlah pihak termasuk beberapa kasek mulai jenjang SD/ MI hingga sekolah menengah mulai antusias mengisi data dan tak sedikit yang penasaran dengan format resmi dari Owner Bolly yang sangat terkenal itu.

Salah seorang Kepala Sekolah di Kabupaten Sumbawa, Saijah, S.Pd., pada JejakNTB mengaku telah mengajukan data sejumlah peserta didik kepada Hj Mahdalena,”Ini momentum, dan mudahan sukses sesuai harapan kita, dari kemaren saya sudah kirimkan data-data tersebut sebagai bahan analisis beliau, kebetulan juga saya ajukan data anak anak SMP bahkan SMA meskipun saya Kepsek SD,” urainya.

Saijah sangat mengagumi program ini, mengingat peserta didik mulai tingkat SD SMP SMA sangat membutuhkan bantuan,”Ini sangat positif, membantu menguatkan para orang tua wali dalam menyekolahkan putra-putrinya mengingat saat ini keadaan ekonominya kurang mapan, jadi inilah jalan keluarnya,” tuturnya.

 

Baca Juga 

https://jejakntb.com/dibantu-kordes-pengajuan-pip-dan-kip-umi-lena-bakal-berjalan-sukses/

 

Selain Saijah, Safran Kepala SMPN 4 Wera Kabupaten Bima sungguh senang dengan adanya 20 ribu beasiswa untuk anak anak pulau Sumbawa,” Selama ini baru sekarang ada gebrakan beasiswa PIP Kemendikdasmen dan Kemenag (SD/MI, SMP/MTs, & SMA/MK) bahkan sebagian besar salah sasaran,” ungkap mantan aktivis IKIP Mataram ini pada JejakNTB.

Terlalu jauh dia mengungkapkan bahwa agenda Umi Lena sangat baik untuk dunia pendidikan saat ini,” ini sangat luar biasa selain anggaran juga hal tekhnis diakomodir,” tambahnya.

Supriadi, S.Pd., M.A.P.,  Kepala SMPN 4 Madapangga mengakui cara ini efektif membantu biaya pendidikan dan ia mengaku baru mengetahui hal ini dari media.” saya baru tahu dari media dan alhamdulilah saya mendapatkan folder dan blangko yang sumbernya dari pemberitaan media,” tandasnya.

Ia, juga menambahkan Beasiswa PIP (Program Indonesia Pintar) adalah bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti membeli buku, seragam, alat tulis, atau membayar biaya lainnya yang terkait dengan sekolah. 

“Saya sudah share informasi ini di grup MKKS Se-kabupaten, dan alhamdulilah rekan kerja kami tertarik,” pungkasnya.

Lebih detail, berikut adalah penjelasan tentang Beasiswa PIP:

Tujuan:

PIP bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, mencegah putus sekolah, dan mendukung wajib belajar 12 tahun.

Penerima:

Penerima PIP adalah siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, termasuk pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), dan anak-anak yatim piatu atau yatim.

Besaran Bantuan:

Besaran bantuan PIP bervariasi tergantung jenjang pendidikan, dengan contoh sebagai berikut:

SD: Rp 450.000 per tahun.

SMP: Rp 750.000 per tahun.

SMA/SMK: Rp 1.000.000 per tahun.

Cara Daftar:

Pendaftaran PIP dapat dilakukan melalui sekolah masing-masing dengan membawa dokumen pendukung, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Cara Pencairan:

Dana PIP dicairkan melalui bank yang ditunjuk, seperti BRI, BNI, atau BSI, sesuai dengan jenjang pendidikan. Setelah dinyatakan sebagai penerima PIP, siswa perlu mengaktifkan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank yang ditunjuk.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atau menghubungi sekolah masing-masing

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top