Oleh . RED Amar
Editor . Elshabier
JEJAK.COM,-Komitmen Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Sumbawa dibawah Kendali H.Mahmud Abdullah dan Dewi Noviani, SPd., M.Pd. untuk mensejahterakan dan memakmurkan ‘Tau Samawa’ benar benar konkret, tak diragukan lagi, buktinya rabu pagi (22/12) Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviani S.Pd. M.Pd bersama Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Drs. H. Fathurrahman, M.Si.dan Kadis Koperindag UMKM Kabupaten Sumbawa, Riki Trisnaldi SE,M.Si., meninjau gedung pengelolaan garam di Desa Labu Bontong Kecamatan Tarano.

Tampak Wagub Sumbawa tengah mengunjungi Pusat Pengelolaan Garam Petani di Desa Labu Bontong Kecamatan Tarano.
Menurutnya, Pabrik garam ini dibangun sejak tahun 2016 dan masih beroperasi sampai dengan sekarang. Semoga dengan keberadaan pabrik ini dapat selalu menjadi daya tambah ekonomi masyarakat sekitar.

Wakil Bupati Sumbawa menyapa Petani Rumput Laut di Dusun Terujung Desa Labuhan Aji Kecamatan Tarano
“Keberadaan industrialiasi garam Sumbawa sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah dan memberikan ‘multiflier effect’ bagi petani garam di daerah ini, sehingga mampu mewujudkan swasembada garam, tidak lagi melakukan impor.

Wakil Bupati Sumbawa menyapa masyarakat Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano
Garam selain untuk konsumsi, yakni garam beriodium, juga sangat dibutuhkan untuk Industri yakni industry kimia, industry aneka pangan, industry farmasi, industry perminyakan, industry pakan ternak dan penyamakan kulit dan juga untuk ‘water treatment’.
Karenanya, ia berharap industrialisasi garam rakyat di Sumbawa bisa segera terealisasi, sehingga kesejahteraan petani garam bisa meningkat dan swasembada garam bisa terwujud. Jelas Novi.

Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviani S.Pd. M.Pd bersama Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Drs. H. Fathurrahman, M.Si. dan Kadis Koperindag UMKM Kabupaten Sumbawa, Riki Trisnaldi SE,M.Si., melihat dari dekat produksi garam dipasarkan dan dikomersilkan secara massive
Setelah dari Labu Bontong, Rombongan berlanjut menuju Dusun Terujung Desa Labuhan Aji, Kecamatan Tarano untuk melihat aktivitas budidaya rumput laut.

Meninjau Pelatihan Pengoperasian ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir
“Selain melihat aktivitas di sana, saya juga berdiskusi ringan dengan petani rumput laut. Dalam pertemuan ini saya banyak mendengar keluhan dan keinginan mereka. Ujar Novi.
Dari labuhan Aji, Rombo langsung bertolak menuju Desa Poto kecamatan Moyo Hilir untuk meninjau Pelatihan Pengoperasian ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviani SPd.M.Pd di Desa Poto kecamatan Moyo hilir tepatnya pada sentra pembuatan Kere Alang
Di Desa Poto saya menyaksikan perempuan-perempuan hebat kita sedang menenun kain Kre Alang yang merupakan kain kebanggaan daerah kita juga kain motif lainnya. Luar biasa semangat mereka. Banyak keluhan juga masukan saya dengarkan langsung dari mereka”. Ungkap Novi.

Wabup Sumbawa tersenyum bangga dengan geliat UMKM warganya
Kemudian lanjutnya, Hari ini saya banyak mendapatkan masukan serta mendengarkan keluhan dari masyarakat pelaku UMKM. Semua keluhan serta masukan itu sudah saya catat dan Insyaa Allah akan menjadi pijakan dalam penentuan kebijakan, demi mewujudkan Sumbawa Gemilang yang berkeadaban”. Pungkasnya.





















