Transformasi Digital, Majelis Taklim Nurul Mubin Desa Ndano Hadirkan Dakwah Berdampak dan Luas

Transformasi Digital, Majelis Taklim Nurul Mubin Desa Ndano Hadirkan Dakwah Berdampak dan Luas

 

 

 

MADAPANGGA|| Majelis Taklim Nurul Mubin di Desa Ndano membuktikan bahwa kegiatan keagamaan di pedesaan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tidak hanya menggelar pengajian tatap muka secara rutin, lembaga nonformal ini kini meninggalkan jejak digital positif melalui pemanfaatan media sosial dan pengelolaan data jemaah berbasis sistem.

Ketua Majelis Taklim Nurul Mubin, Rita Susilawati, menjelaskan bahwa langkah digitalisasi ini dimulai sejak tahun lalu. Berkat pendampingan dari Penyuluh Agama Islam setempat, pengurus mulai mendokumentasikan kegiatan keagamaan, kajian tematik, hingga aksi sosial ke dalam bentuk video pendek dan tulisan informatif yang diunggah ke internet.”Jejak digital ini memudahkan para jemaah, khususnya generasi muda dan warga yang berhalangan hadir, untuk tetap menyimak materi pengajian dari rumah,” ujar Rita, Rabu (26/8).

 

Perluas Kemaslahatan Lewat Aksi Nyata

Pemanfaatan ruang digital tidak sekadar dipakai untuk siaran langsung ceramah agama. Majelis Taklim Nurul Mubin juga menggalang program Sedekah Jumat Digital melalui penyebaran informasi transparan di grup percakapan warga dan media sosial desa.

Dana yang terkumpul dari para dermawan dialokasikan langsung untuk:

Santunan anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan desa.

Bantuan modal bergulir tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro kecil milik ibu-ibu jemaah.

Layanan konsultasi keluarga sakinah.

Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat desa. Keberadaan jejak digital tersebut membuat transparansi keuangan dan program kerja majelis taklim dapat diakses oleh siapa saja, sehingga memicu tingkat kepercayaan yang tinggi dari para donatur di luar wilayah desa.

Dorongan PemerintahTransformasi ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama yang terus mendorong majelis taklim agar naik kelas. Lembaga keagamaan di akar rumput tidak hanya dipandang sebagai tempat belajar ilmu agama semata, melainkan bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat dan benteng ketahanan moral keluarga di era digital.

Dengan rekam jejak digital yang tertata rapi dan resmi terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Taklim Nurul Mubin kini menjadi teladan baru bahwa nilai-nilai kemaslahatan ummat dapat disebarkan secara luas melampaui batas geografis desa.(JN)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top