Sejumlah Media Pertanyakan Anggaran Kerjasama Selama 2024 di Kominfo

Ilustrasi sebuah MOU Kerjasama Media dengan pemwrintah

 

 

SUMBAWA, JejakNTB.com | Sejumlah media nasional dan regional bahkan lokal mengeluhkan kerjasama media yang memggunakan anggaran pokir DPRD di Kabupaten Sumbawa.

Salah satunya adalah koran online Fokus Berita Nasional yang berkantor di Bekasi Jawa Barat yang mengaku sangat kecewa dengan sistim manajemen kerjasama tersebut

Pihak Fokus Berita Nasional melalui Pimrednya Anwar Saleh pada media di NTB mengaku kecewa terhadap model penganggaran media di Nusa Tenggara Barat

” jujur kami sangat kecewa terhadap kerjasama yang menurut kami tidak serius padahal sudah mengajukan permohonan secara baik dan benar melalui tata cara yang berlaku setempat,” ucapnya Rabu (17/4).

Senada dengan Anwar, Pimpinan Redaksi salah satu media lokal pun mengalami hal yang sama,

” Kami dijanjikan bahkan diyakinkan lagi dengan aman oleh salah satu anggota DPRD setempat namun setelah kami cross-check ternyata nama media tidak ada di list sementara rekan se profesi sudah kita iyakan,” terang Nukman Pimred jejakntb.com

Sebelumnya pada tahun anggaran 2023 jejakntb mendapatkan anggaran kerjasama media dari dana pokir Abdul Rafiq SH senilai Rp15 juta untuk setahun dan dicairkan Diskominfo melalui rekening bank ntb syariah selama dua putaran.

” iya benar sekali dua putaran 15 juta dengan tanda tangan akad kerjasama lebih kurang 50 halaman saat itu,” tandasnya

Untuk diketahui kerjasama dengan menggunakan pokir DPRD Sumbawa bertujuan untuk membranding kegiatan dewan dan mengakomodir berita berita pembangunan daerah dan parlementaria bukan untuk kepentingan pribadi perusahaan media melainkan publik sebagai bentuk mitra strategis pilar keempat.

Selain Anwar, dan Nukman. Syahrul salah seorang pewarta asal media wartaNRP NTB pun mengakui hal yang sama,

Tidak hanya media fokus berita nasional dan jejakntb yang mengeluh soal dan mempertanyakan naskah kerjasama itu melainkan juga media lokalan

” padahal komunikasi sangat intens bahkan kegiatan memberitakan mitra strategis tetap berjalan kok bisa kerjasamanya hilang ditengah jalan,” sesal Direktur GrassRoots NTB ini pada awak media

Kabag Humas Prokopim Sumbawa Deden Fitriyadi saat dikonfirmasi terkait sejumlah media yang dihilangkan kerjasamanya menolak menerima telepon redaksi

” Saat dihubungi ponselmya berdering tapi ditolak enggan menerima panggilam masuk,” sambung Syahrul

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sumbawa Drs Hasanuddin yang dihubungi media melalui ponselnya berkali kali tidak mengangkat

Namun mengirim pesan singkat melalui sms dengan kalimat

Mohon maaf sia, ta muntu saya konfirmasi ko Bappeda, pa awal ka ada anggaran tapi ka ya hapus kabali
Nan ade sate saya to tegas ta

Ta saya konfirmasi nung, kena ka salah input atau me ka luk na

Mohon jangan dirilis dulu bang ta saya konfirmasi nung, karena peno kemungkinan
Supaya nyaman kelanjutan tu ne ūüôŹ

Untuk sementara no poka tu to masalah bang, kita usahakan tidak dikaitkan dgn politik, saya rasa ini masalah tehnis si

Siap bang, saya usahakan tetap ada Karena anggaran kerja sama Media kita saat ini berasal dari Pokir pak,” tulis Hasanuddin melalui pesan Whatsapp yang dikirim ke redaksi

Berkali kali media menghubungi untuk meminta kejelasan teraebut dan akhirnya diangkat demgan mengatakan, ” Saya lagi rapat pak,” tutupnya lagi.

Pemilik Pokir Kerjasama Media Abdul Rafiq SH saat dihubungi untuk dimintai keterangannya terkait keluhan sejumlah media dengan santai mengatakan

” Saya lagi rapat pak dengan teman teman mohon untuk dimengerti,” pugkasnya.

Informasi yang dihimpun media banyak perusahaan media yang bernasib sama dengan ketiga media yang disebutkan terutama media lokal bahkan sebelumnya anggaran itu sempat ada namun terhapus kembali dengan penuh ketidakjelasan. Hal itu terkuak dari bunyi pesan whatsapp orang nomor satu Kominfo dan hingga berita ini naik bagian anggaran BPKAD maupun Pihak BAPPEDA belum bisa dihubungi.

Himgga berita dinaikkan belum ada kejelasan pasti apakah Abdul Rafiq masih bekerjasama dengan sejumlah media diatas ataukah sudah memutuskan hubungan baik dengan mitra strategisnya. Saat dihubungi hp anggota dewan empat periode itu berdering namun tidak diangkat.(*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top
Scroll to Top